Tuesday , June 19 2018
Beranda / Berita / Satu Hari Sripun Sang Agen Perubahan Bersama David Beckham
deras.co.id
Satu Hari Sripun bersama David Beckham

Satu Hari Sripun Sang Agen Perubahan Bersama David Beckham

Semarang, Sripun jadi bintang pujaan baru para netizen setelah seharian menguasai Instagram Stories milik David Beckham. Saat ditemui di sekolahnya, SMPN 17 Semarang, Sripun menceritakan seluruh pengalaman serunya itu.

Ketika ditemui, Sripun didampingi oleh Kepala Sekolah Haryanto dan Wakil Kepala Sekolah Kurniawan. Di situ ada juga Ego Yulianto, siswa yang rumahnya juga sempat dikunjungi oleh Beckham.

Siapa sebenarnya Sripun? Nama aslinya adalah Sri Pundati, gadis 15 tahun warga Jangli Gabeng RT 5 RW 2, Tembalang Semarang. Ia anak terakhir dari tiga bersaudara pasangan Yunani dan Sarjono.

Sripun merupakan korban perundungan atau bullying ketika sekolah dasar. Namun kini ia menjadi salah satu agen perubahan untuk mencegah perundungan di sekolahnya. Dari situlah nasib baik mulai berpihak kepada Sripun.

“Agen perubahan kan divoting teman-teman. Anggota agen penunjukkan dari Yayasan Setara dan Unicef,” kata Sripun di sekolahannya, Rabu (28/3/2018). “Ya pernah (dibully) waktu SD, kekerasan fisik,” imbuhnya.

Ia tidak menyangka Duta Kehormatan Unicef, David Beckham datang ke sekolahnya hari Selasa (27/3) kemarin. Beckham dengan ramah menyapa para siswa bahkan bermain bola plastik di lapangan. “Orangnya baik, suka bercanda,” tandas Sripun.

Setelah dari SMPN 17, Beckham mampir ke rumah Sripun dan bencengkrama di sana. Di akun Instagram Beckham, terlihat keduanya tertawa terbahak.

This slideshow requires JavaScript.

“Beckham lucu, humoris, dia aku ajarin bahasa Jawa. Saya ajari ngomong ‘ora popo’ sama ‘matursuwun’. Lucu, makanya kami ketawa,” tandas Sripun.

Beckham, lanjut Sripun, sempat bercerita masa kecilnya juga pernah dibully dan diremehkan karena tubuhnya kecil sehingga tidak bisa menjadi pemain bola. Ternyata Beckham berusaha membuktikan dan bahkan menjadi bintang besar.

“Dia cerita ternyata pernah dibully, dia pendiam, dibilang kurus tidak bisa jadi pemain bola. Ternyata dia membuktikan. Saya juga disemangatin, bilangnya, ‘kamu strong, kamu harus fighting‘,” katanya.

Kepada Sripun, Beckham bercerita dirinya memang bercita-cita menjadi pemain bola sejak kecil. Sripun kemudian mengungkap cita-citanya untuk bisa menjadi relawan di Unicef setelah mengikuti kegiatan anti perundungan di sekolahnya. “Cita-cita saya menjadi anggota Unicef,” ungkap Sripun.

Selain dikunjungi Beckham, seharian ini, Instagram @davidbeckham seperti diambil alih Sripun baik postingan fotonya maupun Instastories. Sripun ternyata cukup kaget juga dan yang pasti bahagia.

“Aku kaget ada fotoku, enggak nyangka yang upload David Beckham. Aku punya Instagram juga baru, followers langsung nambah,” kata Sripun sambil tertawa.

Selain Sripun, Beckham kemarin juga datang ke rumah siswa bernama Ego Yulianto di Pancursari Semarang. Kondisi keluarga Ego memang tidak sempurna, ia tinggal bersama neneknya sembari membantu membuat tas anyaman.

Ego juga pernah menjadi korban perundungan verbal. Ia pun mendapat cerita dari Beckham agar tidak menyerah karena perundungan.

“Ya setelah diomongin sama Beckham saya jadi semangat. Saya bercita-cita menjadi pengusaha tas, membesarkan usaha nenek,” kata Ego.

Sementara itu, Kepala Sekolah, Haryanto mengatakan keduanya memang dari keluarga kurang mampu. Keduanya menjadi anggota agen perubahan yang berada dalam naungan Unicef dan Yayasan Setara.

“Ada anak-anak agen perubahan, yang nunjuk dari Setara dan Unicef, ada 40 anak. Dilatih setiap Jumat, dilatih untuk menjadi pioner anti bullying,” kata Haryanto.

Sumber: detik.com

Baca Juga

PT. Inalum Fasilitasi 230 Pemudik Lewat Jalur Darat

Ini merupakan program PT Inalum dan seluruh BUMN untuk memfasilitasi para pemudik balik ke kampung …