Saturday , May 26 2018
Beranda / Berita / Warga Palestina: Kalian Selalu Bantu Kami, Terima Kasih Banyak Indonesia
deras.co.id
Pertumpahan darah terjadi lagi dan lagi. Sejak pekan pertama, Jumat (30/3), selalu ada korban syahid di tanah perbatasan Gaza dan Israel tiap pekannya (Istimewa/ACT)

Warga Palestina: Kalian Selalu Bantu Kami, Terima Kasih Banyak Indonesia

Tanah gersang, dan panasnya terik matahari tak meredamkan semangat warga Gaza, Palestina yang berapi-api. Puluhan ribu manusia turut memadati luasnya tanah perbatasan di Khan Younis, sebelah Timur Gaza. Bukan tanpa tujuan, mereka memiliki tekat untuk menuntut agar dunia tahu bahwa selama ini tanah Palestina telah direnggut paksa oleh Zionis Israel.

Aksi bertajuk Al Awdah March telah berlangsung setiap pekannya, berulang di tiap Jumat berturut-turut. “Misi dalam aksi ini adalah mengajak seluruh umat dunia berdiri bersama kami untuk mendapatkan kebenaran dan hak kami dari Israel,” ujar Faqar, salah satu peserta aksi.

Memasuki minggu ke-5, warga Gaza kembali menggerakkan aksi besar Al-Awdah March. Korban jiwa pun kembali jatuh pada Jumat kemarin. Melansir dari Kementerian Kesehatan Palestina, aksi besar di batas Gaza itu telah mengakibatkan empat korban tewas dan sedikitnya 950 orang terluka.

Tim ACT merawat korban kekerasan Zionis di Gaza
Tim ACT merawat korban kekerasan Zionis di Gaza (Istimewa/ACT)

Pertumpahan darah terjadi lagi dan lagi. Sejak pekan pertama, Jumat (30/3), selalu ada korban syahid di tanah perbatasan Gaza dan Israel tiap pekannya. Upaya memperjuangkan kedamaian tak kunjung disambut baik. Zionis justru tak berhenti melawan protes warga Gaza dengan peluru-peluru tajam.

Di posko medis darurat yang berada tak jauh dari lokasi aksi, beberapa peserta aksi dilarikan dengan tergopoh-gopoh. Luka dan kucuran darah terlihat di beberapa bagian tubuh mereka. Raungan pasien dewasa dan tangisan anak memenuhi seisi tenda medis tersebut, berpadu dengan sirine ambulans di luar tenda.

Kegentingan amat terasa di Posko Medis Aksi Cepat Tanggap (ACT) di perbatasan Gaza-Israel Jumat lalu. Baik relawan dokter dan perawat lokal ACT tidak henti-hentinya melayani korban luka dari aksi Al Awdah March.

Posko Medis ACT menampung belasan hingga puluhan pasien dalam sekali waktu. Sementara para relawan dokter dan perawat ACT menangani setidaknya 506 kasus luka ringan pada aksi Al-Awdah March, Jumat. Hal ini disampaikan oleh Dokter Yassin selaku Koordinator Relawan Medis ACT di lapangan.

“Kami juga menangani 6 pasien yang mengalami luka berat. Mereka kami bawa ke rumah sakit dengan menggunakan dua mobil ambulans yang bersiaga di dekat posko medis kami,” terang Yassin.

Ia menambahkan, Posko Medis ACT di lapangan dilengkapi oleh persediaan obat-obatan yang memadai. Menurutnya, masifnya layanan medis darurat di tengah aksi Al Awdah Marchtidak terlepas dari dukungan penuh masyarakat Indonesia untuk warga Palestina.

“Hari ini kita ada di Al Awdah March dan menyelenggarakan layanan medis gratis di sini, didukung oleh ACT dan masyarakat indonesia. Kalian juga senantiasa bantu warga di Jalur Gaza khususnya, dan warga Palestina pada umumnya. Ini adalah bentuk kepedulian yang tulus dari masyarakat indonesia. Terima kasih banyak,” ungkap Yassin penuh syukur.

Sumber: jawapos.com

Baca Juga

deras.co.id

Gubsu Melantik 13 Anggota Dewan Pendidikan Sumut 2018-2023

Wakil Ketua Harian YPSA Zulfadli Raz, S. Kom., M.M., dilantik menjadi salah satu anggota Dewan …