Tuesday , June 19 2018
Beranda / Berita / NASA Temukan Air Di Satelit Jupiter, Apakah Alien Memang Benar-Benar Ada?
deras.co.id
Jupiter dan dua bulannya, Io dan Europa (paling kanan).

NASA Temukan Air Di Satelit Jupiter, Apakah Alien Memang Benar-Benar Ada?

Europa, salah satu bulan Jupiter, diketahui menyimpan lautan air asin yang hangat, di bawah lapisan keraknya yang tebal dan dingin. Para peneliti mengatakan, Europa merupakan tempat terbaik di tata surya kita untuk menemukan kehidupan alien.

Saat ini, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh satelit Galileo milik NASA, para ilmuwan menyatakan terdapat air yang menyembur, 100 mil dari permukaan Europa.

Studi yang dipublikasikan pada jurnal Nature Astronomy ini, menambah bukti bahwa Europa telah memuntahkan isinya ke luar angkasa.

Sumber semburan itu masih belum jelas. Sebuah teori mengatakan, air datang langsung dari laut di bawah permukaan Europa dan didorong ke atas oleh aktivitas hidrotermal. Beberapa orang mengatakan, mungkin ada danau bawah tanah yang bersembunyi di antara lapisan es tebal Europa.

Meskipun begitu, Jia menegaskan, air juga bisa berasal dari sumber lain.

Jika semburan air benar-benar berasal dari laut Europa, para ilmuwan bisa mengambil sampel bulan tersebut untuk mencari tanda-tanda kehidupan makhluk asing.

“Gagasan adanya air di Europa menjadi semakin nyata dan itu kabar baik bagi eksplorasi masa mendatang,” kata Xianzhe Jia, fisikawan luar angkasa di University of Michigan yang memimpin penelitian tersebut.

Para ilmuwan telah memiliki rencana misi terkait semburan air di bulan Jupiteritu. Europa Clipper dan Jupiter Icy Moons Explorer (JUICE), dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2020. Keduanya dilengkapi kamera dengan resolusi tinggi dan seperangkat instrumen sensitif lainnya.

Misi Clipper direncanakan akan mendekati Europa – sekitar 16 mil di atas permukaan bulan.

Mereka tidak akan mendarat di permukaan Europa untuk mengebor ke kedalaman es – karena itu pun sulit dilakukan di Bumi. Pesawat luar angkasa hanya akan terbang di sekitar semburan, lalu meneliti kandungannya.

“Hasil dari misi Europa Clipper dan JUICE akan memberikan implikasi besar. Ia akan membuktikan apakah penduduk Bumi hidup sendiri atau tidak di tata surya,” tambahnya.

Meskipun begitu, menurut Jia, untuk mengetahui hal tersebut, diperlukan waktu yang cukup lama. “Kami perlu mengukur kandungan senyawa airnya terlebih dahulu, sehingga benar-benar bisa mengatakan: ‘ya, di sana ada kehidupan,” kata Jia.

Ia berharap, penemuan ini bisa menginspirasi ilmuwan lain untuk tetap mengawasi semburan Europa. Mungkin orang lain akan menemukan informasi lebih lanjut saat meneliti data lama.

Sumber: nationageographic.grid.id

Baca Juga

PT. Inalum Fasilitasi 230 Pemudik Lewat Jalur Darat

Ini merupakan program PT Inalum dan seluruh BUMN untuk memfasilitasi para pemudik balik ke kampung …