Sunday , October 21 2018
Beranda / Olah Raga / Menanti ‘Final Kepagian’ di Perempat Final Piala Eropa 2016
shafiyyatul.com

Menanti ‘Final Kepagian’ di Perempat Final Piala Eropa 2016

Memasuki babak perempat final, Piala Eropa 2016 semakin menyajikan pertandingan yang menarik untuk dinantikan. Kali ini, pertemuan dua negara yang jadi favorit juara, Jerman kontra Italia.

Pertandingan di kota Bordeaux hari Sabtu malam, 2 Juli 2016 atau Minggu dini hari WIB, nanti bakal menyajikan dua negara yang performa permainannya tengah mencuri perhatian.

Jerman, status juara dunia dan performa apik sejauh ini di Piala Eropa membuat Die Panzer diyakini bisa mengawinkan trofi Piala Dunia dengan gelar juara Piala Eropa.

Sepanjang turnamen di Prancis ini digelar, Jerman berhasil menang tiga kali dan sekali imbang dari empat laga. Hebatnya, total enam gol berhasil mereka cetak dengan gawang masih belum kebobolan.

Melihat rekam jejak tersebut membuat Jerman favorit untuk bisa mengangkat trofi Henri Delaunay pada akhir turnamen nanti.

Tetapi, pelatih Jerman, Joachim Loew, justru memuji lawannya. Dia menyebut Italia sebagai ‘seniman pertahanan’.

Komentar Loew bukan tanpa alasan. Sejauh ini, Italia baru kebobolan satu kali, saat kalah dari Republik Irlandia. Selebihnya, gawang mereka selalu perawan. Bahkan, Spanyol saja tidak mampu menembus gawang yang dijaga Gianluigi Buffon tersebut.

Torehan Italia selama Piala Eropa 2016 secara tidak langsung membuat Loew ketar-ketir. Dia sampai menyebut peluang timnya untuk menang hanya 50 persen.

“Kami hanya memiliki 50 persen peluang untuk menang. Tetapi kami akan memberikan semuanya untuk sukses. Para pemain sangat fokus, kami mempersiapkan laga melawan Italia dengan intensif dan kami sangat percaya diri,” ujar Loew seperti dilansir Reuters.

“Kami harus bisa mengatasi hadangan terbesar di Piala Eropa. Kami tahu kami akan menghadapi seniman pertahanan di depan kami, yang tidak pernah memberi lawan mereka kesempatan (untuk menyerang).”

Satu lagi masalah yang menghantui Jerman adalah rekor buruk mereka ketika harus menghadapi Gli Azzurri di fase knockout turnamen besar. Empat kali keduanya bentrok, empat kali pula Italia sukses meraih kemenangan.

Masyarakat Jerman tentu ingat betul rasanya ketika kalah dari Italia pada Piala Eropa 2012. Saat itu, ambisi Die Mannschaft harus pupus di tangan tim asuhan Cesare Prandelli.

Kini, allenatore Italia sudah diisi oleh Antonio Conte. Pelatih yang berapi-api mengeluarkan emosinya di pinggir lapangan ini memang dikenal bisa membakar semangat para pemain. Jadi tak heran kubu Jerman tetap waspada penuh.

Meski dibayangi rekor negatif, Jerman tetap mengaku percaya diri dengan kekuatan yang mereka miliki saat ini.

“Kami tak pernah menang? Kalian tak bisa mengubahnya. Tapi, itu namanya pertandingan. Kami optimistis dan telah menyiapkan diri demi bisa mengalahkan mereka,” kata gelandang Jerman, Toni Kroos, seperti dikutip Daily Mirror.

“Siapa yang trauma? Saya? Mengapa saya harus trauma melawan Italia. Semua juga siap menghadapi Italia. Dan saya sangat optimistis,” ujar gelandang Real Madrid tersebut.

sumber : viva.co.id

Baca Juga

Jika Keluar Dari UFC, Khabib Dapat Tawaran Uang Tunai 2 Juta Dollar

Rapper Curtis Jackson atau 50 Cent menawarkan Khabib Nurmagomedov 2 juta Dolar AS atau sekitar RP …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *