Tuesday , November 13 2018
Beranda / Berita / Romo: Kondisi Sekarang Jauh Lebih Buruk Dari Penjajah Kompeni
deras.co.id
Anggota DPR Komisi III Fraksi Gerindra HR. Muhammad Syafi'i

Romo: Kondisi Sekarang Jauh Lebih Buruk Dari Penjajah Kompeni

Jakarta, Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi’i menilai cara-cara intimidatif yang dilakukan penguasa saat ini terhadap rakyat dan para ulama lebih kejam ketimbang yang dilakukan oleh penjajah jaman dulu.

Menurut Syafii, paling tidak apa yang dilakukan penjajah tidak membabi buta menghabisi semua orang yang dianggap berlawanan dengan pihaknya. Pernyataan Syafi’i diungkapkan untuk menanggapi adanya tudingan “kongkalikong” yang dialamatkan pada Ketua MUI Ma’ruf Amin.

Kondisi sekarang jauh lebih buruk dari penjajah kompeni sekalipun. Kalau pun dulu ada ulama yang ditangkap dan dibuang, ulama-ulama itu memang melawan penjajahan. Tapi ulama sekarang sama sekali tidak melawan kekuasaan, mereka justru mendorong agar kekuasaan bisa menegakan hukum dengan benar dan tidak pandang bulu, eh malah mau dipenjarakan dan dipidanakan,” cetus Syafi’i di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Pemerintah, sambung Syafi’i, seharusnya justru berterima kasih kepada para ulama, bukan malah mengeluarkan tuduhan berbagai macam seperti makar, penghinaan pada Pancasila dan sebagainya.

Harusnya berterima kasih dong karena ulama mengingatkan pemerintah akan bahaya perpecahan, bahaya buat kebhinekaan, bahaya buat penegakan hukum, bahaya buat NKRI dan persatuan bangsa dan lain-lain. Ini kok malah menganggap ulama dan rakyat yang protes sebagai musuh,” tegasnya.

Oleh karena itu, pria yang kerap disapa Romo Syafii ini pun mengingatkan pemerintah agar lebih waspada pada pihak-pihak yang berada dilingkaran dalam pemerintahan itu sendiri. Sebab, menurut Syafii, jelas sekali aksi-aksi yang dilakukan orang-orang di lingkaran kekuasaan seperti didesain untuk memecah belah bangsa. Serta, agar masyarakat terpancing emosinya sehingga muncul konflik horizontal.

Mereka yang mendesain ini memang seperti memancing emosi rakyat dengan berbagai langkah yang keji terhadap rakyat dan para ulama sehingga akan muncul chaos dan konflik horizontal. Desainer ini nantinya yang akan memetik keuntungan akan suasana chaos. Hal keji seperti ini hanya bisa dilakukan oleh PKI, makanya hati-hati dengan kebangikitan PKI,” imbuh Politikus Partai Gerindra ini.

Syafii mengaku, dirinya juga tidak asal menuduh. Karena yang ia ketahui, cara-cara seperti ini dalam sejarahnya memang dilakukan PKI. Menurut, hanya PKI yang bisa melakukan kejahatan lebih brutal daripada penjajah sekalipun.

Dia pun mengingatkan rakyat terutama umat Islam untuk waspada akan berkembangnya ideolog komunis, sejalan dengan kekuatan kapital yang juga ingin ikut mengambil keuntungan.

Mengadu domba para ulama, mengadu domba ulama dengan rakyat, mengadu domba rakyat dengan rakyat. Yang disasar seperti tercatat dalam sejarah memang selalu umat Islam karena umat Islam adalah bagian rakyat yang terbesar. Makanya kita jangan pernah terpancing makanya ulama mengingatkan kita untuk tetap tenang karena kalau tidak mereka akan berhasil,” tandas Syafii.

Sumber : aktual.com

Baca Juga

deras.co.id

Hijrah Fest 2018, UAS Takjub Melihat Peserta Kajian Diisi Anak-Anak Muda

Jakarta, Ustadz Abdul Somad (UAS) takjub dengan antusiasme masyarakat menghadiri kegiatan Hijrah Fest 2018 di Senayan …