Monday , February 6 2023
Beranda / Featured / Keutamaan Mendoakan Orang Lain secara Diam-diam
deras.co.id

Keutamaan Mendoakan Orang Lain secara Diam-diam

Pernahkah Anda diam-diam mendo’akan orang lain? Kenapa Anda melakukannya? Alasan ini memang bisa beragam, tergantung orang yang melakukannya. Saat seseorang mendoakan orang lain, tentu yang mengetahuinya hanyalah orang tersebut dan Allah SWT.

Sementara orang yang didoakan tidak pernah mengetahui bahwa ia didoakan. Terkadang kelapangan yang diperolehnya tersebut bisa saja dikabulkan karena Allah SWT mendengar doa orang lain untuknya.

Meksi tidak ada yang tahu, Anda mendoakan kebaikan atas orang lain, namun Allah SWT maha mengetahui. Ketika Anda mendoakan orang lain diam-diam, Anda akan mendapatkan banyak keutamaan. Apa saja keutamaan tersebut?

Kasih sayang terhadap sesama muslim adalah hal yang ditinggikan dalam Islam. Hal ini menjadi sunnah yang diturunkan secara turun temurun dari Nabi-nabi sebelum Muhammad SAW. Mereka senang kalau kaum muslimin mendapatkan kebaikan, sehingga mereka pun mendoakan saudaranya diam-diam tatkala mereka mendoakan diri mereka sendiri.

Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri,” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik)

Dalam sebuah hadist riwayat Muslim Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa ketika seseorang mendoakan orang lain secara diam-diam, maka malaikat akan mendoakan dirinya seperti apa yang dimintakan terhadap orang itu.

Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama,” (HR. Muslim no. 4912).

Ternyata mendoakan kebaikan sesama Muslim merupakan salah satu doa yang mustajab. Mendoakan orang lain dengan keikhlasan dan ketuluasan selain memberi manfaat kepada orang lain ternyata juga akan berdampak terhadap diri sendiri, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.”

Jika mendoakan diam-diam, tentu saja doa yang sama akan kembali kepadanya. Selain itu, potensi dikabulkannya doa akan lebih besar apabila dibandingkan jika kita mendoakan untuk diri sendiri.

Namun berdasarkan hadist ini, maka ada batasan yang bisa ditelaah. Yakni doa ini hanya mustajab jika orang yang kita doakan tersebut tidak mengetahui jika kita sedang mendoakan kebaikan untuknya. Jika dia mengetahui bahwa dirinya didoakan maka lahiriah hadits menunjukkan malaikat tidak meng’amin’kan, walaupun tetap saja orang yang berdoa mendapatkan keutamaan karena telah mendoakan saudaranya. Allahu a’lam.

Sumber : satumedia.co

Baca Juga

Reuni Akbar Fakultas Pertanian Universitas Darma Agung Sekaligus Seminar Ilmiah

Reuni Akbar Fakultas Pertanian Universitas Darma Agung Sekaligus Seminar IlmiahFakultas Pertanian UDA melaksanakan Reuni Akbar …