Saturday , September 19 2020
Beranda / Berita / Tentang Konflik Timur Tengah, Kapolri Bertanya UAS Menjawab
deras.co.id

Tentang Konflik Timur Tengah, Kapolri Bertanya UAS Menjawab

Jakarta, Minggu sore 4 Maret 2018, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian menghadiri acara damai Indonesiaku yang diselenggarakan oleh tvOne. Dalam acara tersebut juga hadir Ustadz Abdul Somad. Keduanya tampil bersamaan dalam satu majelis, di situ Kapolri memberikan pertanyaan kepada Ustadz Abdul Somad.

Adapun beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh Kapolri kepada Ustadz Abdul Somad adalah terkait apakah ada kemungkinan Indonesia memiliki konflik seperti di Suriah, Irak dan Afghanistan. Dan kalau terjadi bagaimana kita mencegahnya jika konflik itu benar terjadi?

Lalu, Ustad Abdul Somad menjawab, pada dasarnya Indonesia memiliki budaya timur yang sangat baik, sehingga bisa berkomunikasi dengan baik. Jadi dengan keunikan kita seharusnya setiap masalah bisa diselesaikan dengan baik pula. Beda dengan negara Arab sana yang besar tapi terbagi menjadi 22 negara kecil.

Ustadz Somad menyampaikan sebaiknya sebagai Kapolri bisa juga menyelesaikan masalah secepatnya dengan melakukan tabbayun atau klarifikasi atas semua peristiwa yang terjadi belakangan ini. Ia juga menyinggung soal kepastian hukum yang seharusnya bisa dijelaskan langsung oleh pihak Mabes Polri.

“Alhamdulillah, kita bisa duduk bersama dalam satu majelis, sehingga ketika ada percikan api bisa dipadamkan, jangan sampai ada bom waktu yang siap meledak atau api dalam sekam. Ini bisa diselesaikan dengan cepat dan dilakukan dengan tabbayun atau klarifikasi,” jelas Ustadz Somad di tvOne, Minggu 4 Maret 2018.

Sementara itu, terkait pertanyaan terkait penyebaran berita yang meresahkan, Ustad Somad mengatakan semua umat muslim diharapkan tidak menyebar berita hoax meskipun amalnya baik. “Sebab, nantinya tentu bisa masuk surga tapi surganya juga hoax,” candanya.

Sumber: viva.co.id

Baca Juga

deras.co.id

Polisi Gelar 17 Adegan Rekonstruksi Kasus Penikaman Syekh Ali Jaber

Bandar Lampung, Alpin Andrian (24 tahun), tersangka pelaku penikaman terhadap ulama kondang Syekh Ali Jaber …