Wednesday , October 17 2018
Beranda / Berita / Pedas. . . Rizal Ramli Tantang Menkeu Debat Terbuka Soal Utang Di TV
deras.co.id
Rizal Ramli, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menantang debat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, soal utang luar negeri RI.

Pedas. . . Rizal Ramli Tantang Menkeu Debat Terbuka Soal Utang Di TV

Jakarta, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli secara terang-terangan menantang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal utang luar negeri Indonesia. Saat dikonfirmasi, Rizal mengaku sudah ada tiga stasiun televisi swasta yang ingin menayangkan debat tersebut.

Tiga stasiun televisi itu pun sudah mengajukan surat resmi ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ditembuskan ke Sri Mulyani. Pasalnya, Presiden Jokowi sendiri yang meminta Sri Mulyani melayani debat soal utang Indonesia.

“Ternyata Sri Mulyani ini enggak punya nyali, karena takut ketahuan siapa yang anti, siapa yang manipulatif gunakan data sepotong-potong. Tidak menggunakan gambaran (menyeluruh) tentang utang,” ujar Rizal di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/5).

Mantan Menteri Koordinator Bidang Perkonomian itu juga mengaku, sampai saat ini Sri Mulyani belum berkomunikasi dengannya soal keenganan berdebat soal utang. “Mana berani dia,” tegasnya.

Menurut Rizal Ramli, keengganan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia meladeni tantangan debat darinya, justru semakin menunjukkan pihak yang menjadi bagian dari masalah.

Dia pun menyinggung soal penerbitan surat utang di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan bunga dua persen. Itu lebih mahal dari Thailand, Filipina, dan Vietnam, negara dengan peringkat utang lebih rendah dari Indonesia.

“Sri Mulyani bagian dari masalah utang Indonesia. Bukan solusi, karena terbitkan bunga dengan beban kepada rakyat Indonesia Rp 121 triliun ekstra,” katanya.

Lebih lanjut Rizal Ramli mengatakan, kondisi membaik ketika Agus DW Martowardojo menjabat sebagai Menteri Keuangan. Kala itu, surat utang yang diterbitkan bunganya hanya satu persen, atau di bawah Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Rizal Ramli pun menilai, saat ini Sri Mulyani sedang dilema. Dia menduga, Sri Mulyani sedang ketakutan.

Jika mengikuti debat, maka akan terbuka semua kebijakan pada masanya yang dinilai merugikan negara. Sebaliknya, jika tidak meladeni tantangan debat, maka dia juga dianggap mengacuhkan perintah Presiden Jokowi.

“Jadi, Sri Mulyani maju kena, mundur kena. Karena Pak Jokowi sudah perintah untuk debat, tapi dia malah nolak. Orang bingung, siapa yang Presiden, siapa yang anak buah,” sindir Rizal Ramli.

Sumber: jawapos.com

Baca Juga

deras.co.id

Baca, Begini Kronologi Lengkap Penolakan Habib Bahar Di Manado

MANADO – Gabungan berbagai ormas adat yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) mulai berdatangan dan berkumpul …