Friday , August 12 2022
Beranda / Berita / Menteri ESDM: Secara Hukum HoA Itu Tidak Pernah Mengikat
deras.co.id
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo, Dirut Inalum Budi Gunadi Sadikin, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Gubernur Papua Lukas Enembe, Menteri ESDM Ignasius Jonan, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat acara penandatanganan perjanjian Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Pemkab Mimika dan PT Inalum tentang Pengambilan Saham Divestasi PT Freeport Indonesia di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, 12 Januari 2018. Pemerintah pusat memberikan 10 persen saham PT Freeport Indonesia kepada Provinsi Papua dan Kabupaten Mimika.

Menteri ESDM: Secara Hukum HoA Itu Tidak Pernah Mengikat

Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, mengakui transaksi aksi korporasi sistem head of agreement (HoA) dalam pembelian Freeport bukan merupakan kesepakatan mengikat. Jonan mengatakan, HoA dibuat hanya untuk menyamakan persepsi terkait transaksi.

Namun, kata dia, melalui HoA itulah tata cara transaksi, jumlah transaksi, dan mekanisme transaksi disatukan persepsi.

“Kalau ditanya ke saya, mengikat apa tidak. Selama ini memang tidak mengikat, tapi ini frame work buat transaksi. Ini sebenarnya secara hukum HoA itu tidak pernah mengikat,” ujar Jonan di Kompleks DPR, Kamis (19/7).

Jonan menjelaskan, dalam HoA yang terjadi kemarin memang lumrah dilakukan.  Apalagi, mengingat hal ini merupakan transaksi internasional yang melibatkan dua perusahaan antarnegara.

Hanya saja, di dalam HoA tersebutlah yang nantinya disepakati seperti apa mekanisme divestasinya, apa konsekuensi jika bayarnya terlambat, dan persoalan teknis lainnya.

Baca juga: Membongkar Laba Pendapatan Freeport dan Gaji Para Direksi

Kenapa kok dibuat HoA, supaya jelas, bayarnya kapan, kalau telat gimana, macam- macam. Secara standar internasional perlu. Ini kayak tunangan. Pasti menikah? Ya enggak, tapi kalau gak niat nikah, mengapa harus tunangan,” ujar Jonan.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno sempat menyatakan bahwa HoA yang dilakukan antara Inalum dan Freeport Indonesia pada pekan lalu merupakan kesepakatan yang mengikat. Rini menjelaskan, melalui HoA ini, nantinya Inalum akan melakukan proses transaksi selama dua bulan mendatang.

“HoA ini mengikat harga. Kita berharap Inalum bisa menyelesaikan dalam waktu dua bulan mendatang,” ujar Rini.

PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), Freeport McMoran Inc, dan Rio Tinto telah melakukan penandatanganan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham Freeport dan hak partisipasi Rio Tinto di PT Freeport Indonesia ke Inalum. Kepemilikan Inalum di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51 persen dari semula 9,36 persen.

Pokok-pokok perjanjian tersebut  selaras dengan kesepakatan pada 12 Januari 2018 antara Pemerintah Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kabupaten Mimika, di mana pemerintah daerah akan mendapatkan saham sebesar 10 persen dari kepemilikan saham PTFI.

Baca juga: Sejarah Panjang Masuknya Freeport Di Indonesia dan Kisah Penemuan Gunung Emas Terbesar

Dalam perjanjian tersebut, Inalum akan mengeluarkan dana sebesar 3,85 miliar dolar AS untuk membeli hak partisipasi dari Rio Tinto di PTFI dan 100 persen saham FCX di PT Indocopper Investama, yang memiliki 9,36 persen saham di PTFI. Para pihak akan menyelesaikan perjanjian jual beli ini sebelum akhir 2018.

Namun, sejumlah pihak mempertanyakan kesepakatan ini. Heads of agreement (HoA) yang ditandatangani oleh Inalum, Freeport McMoran, dan Rio Tinto pada Kamis (12/7) dinilai menyisakan permasalahan terkait dengan status HoA dan harga pembelian. Apakah HoA bersifat mengikat ataukah tidak.

“Menurut Menteri BUMN pada konferensi pers dinyatakan HoA mengikat. Sementara, dalam rilis dari laman London Stock Exchange disebutkan bahwa Rio Tinto melaporkan HoA sebagai perjanjian yang tidak mengikat (non-binding agreement),” ujar Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana di Jakarta, Jumat.

Sumber: republika.co.id

Baca Juga

Pangkas Rambut Gratis dan Sembako Murah, PPMI suport IWO Medan

DERAS.CO.ID – Medan, Federasi Serikat Pekerja Percetakan Penerbitan Media Informasi (PPMI) Kota Medan, yang disuport …