Saturday , November 17 2018
Beranda / Berita / Bank Indonesia Akan Kembangkan Pariwisata Danau Toba
deras.co.id

Bank Indonesia Akan Kembangkan Pariwisata Danau Toba

Medan, Sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Kordinasi pusat dan Daerah (rakorpusda) maka Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara selenggarakan Focus Group Discussion dengan tujuan untuk memperoleh insights lebih dalam dari berbagai kalangan mengenai strategi pengembangan pariwisata di Danau Toba.

Kepala Departemen Bank Indonesia Regional Sumatera, Suhaedi mengatakan salah satu strategi itu yakni melalui intensifikasi yang terkait dengan penyediaaan layanan sistem pembayaran dan ekonomi digital serta pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung pengembangan pariwisata.

“Diskusi ini juga untuk melakukan strategi pengembangan pariwisata yang mempunyai tujuan yaitu meningkatkan pemahaman kepada stakeholders terkait kebijakan moneter Bank Indonesia sehlingga dapat mengarahkan ekspektasi publik, khususnya ekspektasi inflasi, sekaligus memperkuat aspek transparansi kebijakan, sehingga diharapkan dapat mendukung optimalisasi,” katanya, Kamis (13/9/2018).

Selain itu juga meningkatkan upaya dan strategi pengembangan destinasi wisata di daerah, khususnya Danau Toba dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi dan perbaikan neraca transaksi berjalan.

“Bank Indonesia, dalam ruang Iingkup intensifikasi Iayanan sistem pembayaran dan ekonomi digital, akan memfasilitasi kemudahan perizinan merchant e-commerce di wilayah destinasi wisata Toba,” ujarnya.

Dikatakannya, seluruh kegiatan yang dilakukan akan mengacu pada blueprint pengembangan Danau Toba yang dimiliki oleh Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT).

“Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi Sumut TW I/2018 mencapai 4,3% dan meningkat pada TW II/2018 menjadi 4,6%. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumut meningkat, inflasipun tetap pada level yang rendah dan stabil didukung koreksi harga pascalebaran. Terimakasih atas kinerja Tim TIPD di daerah ini. Inflasi TW I/2018 mencapai 3,7%, inflasi TW II/2018 turun menjadi 3,07%,” ujarnya.

Sedangkan ketergantungan ekonomi Sumatera secara umum dan Sumut secara khusus pada sumber daya alam harus dikurangi, sehingga ketika harga komoditas turun tidak membuat ekonomi menurun.

“Salah satunya adalah mengembangkan pariwisata di Sumut, khususnya Danau Toba sebagai Bali Baru. Oleh sebab itu Bank Indonesia siap bersinergi dengan semua pihak yang peduli mengembangkan pariwisata Danau Toba,” pungkasnya.

Sumber: wartaekonomi.co.id

Baca Juga

deras.co.id

Survey Tingkat Kepuasan Pelayanan Listrik, Kinerja PLN Belum Maksimal

Medan, Media berbasis siber, Onlinesumut.com kembali menggelar survei. Setelah turut ambil bagian dalam Pilkada di …