Tuesday , November 13 2018
Beranda / Berita / Tim BPN: Ada Upaya Menjatuhkan Prabowo, Harus Dilihat Secara Utuh Videonya
deras.co.id
Calon Presiden Prabowo Subianto, saat diwawancarai awak media beberapa waktu lalu (Gunawan Wibisono/JawaPos.com)

Tim BPN: Ada Upaya Menjatuhkan Prabowo, Harus Dilihat Secara Utuh Videonya

Pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal ‘tampang Boyolali’ menuai kontroversi. Banyak masyarakat khususunya warga Boyolali mengecam penghinaan yang dilakukan oleh Prabowo Subianto.

Menanggapi hal itu, Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Anthony Leong mengajak semua pihak menonton video tersebut secara utuh dan tidak dipoltisasi.

“Harus dilihat secara utuh videonya, apa yang disampaikan adalah esensi utamanya masih ada ketimpangan antara si kaya dan si miskin. Ke depan komitmen Prabowo-Sandi adalah pemerataan di bidang ekonomi, distribution of wealth belum merata ini yang harus diperhatikan,” ujar Anthony kepada JawaPos.com, Senin (5/11).

Menurut Anthony, pernyataan Prabowo Subianto telah dipolitisasi oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Sehingga memotong video yang terkesan menyudutkan kubu Prabowo.

“Ada pihak sehingga sengaja mengedit ini dan dibuat untuk mendiskreditkan, padahal concern utama dari pidato tersebut adalah kesejahteraan masyarakat yang belum merata,” katanya.

Baca juga: Pidato ‘Tampang Boyolali’, Prabowo Dilaporkan Ke Polda Metro

Anthony juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pemimpin yang bisa melahirkan lapangan pekerjaan dan mempersempit ketimpangan sosial yang ada.

Pidato yang menyinggung ‘tampang Boyolali’ itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10).

Prabowo mula-mula berbicara mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia kemudian memberi perumpamaan wajah Boyolali yang belum pernah masuk hotel-hotel mahal.

“Hotel-hotel mewah sebut saja hotel di dunia yang paling mahal ada di Jakarta, ada Ritz Charlton, ada Waldorf Astoria. Namanya saja kalian enggak bisa sebut, dan macam-macam itu semua saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul (betul jawab peserta), dan kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir, mungkin tampang-tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian tampang Boyolali ini,” kata Prabowo dalam pidatonya.

Sumber: jawapos.com

Baca Juga

deras.co.id

Hijrah Fest 2018, UAS Takjub Melihat Peserta Kajian Diisi Anak-Anak Muda

Jakarta, Ustadz Abdul Somad (UAS) takjub dengan antusiasme masyarakat menghadiri kegiatan Hijrah Fest 2018 di Senayan …