Beranda / Berita / Indonesia Rendah Literasi, 6 Cara Ini Ampuh Tingkatkan Kemampuan Literasi Pelajar
deras.co.id

Indonesia Rendah Literasi, 6 Cara Ini Ampuh Tingkatkan Kemampuan Literasi Pelajar

Literasi adalah kegiatan untuk lebih membudidayakan gerakan membaca dan menulis. Literasi memiliki banyak sekali keuntungan yakni dapat melatih diri untuk lebih terbiasa dalam membaca dan juga dapat membiasakan seseorang utamanya adalah seorang siswa untuk menyerap informasi yang dibaca dan dirangkum dengan bahasa yang di pahaminya. Gerakan literasi dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga sekarang ini sudah ada beberapa sekolah di indonesia yang menerapkan literasi untuk para siswanya.

Literasi merupakan kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan ketrampilan dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan kegiatan membaca dan menulis, ada juga menurut  ahli yang bernama Cordon memaparkan bahwa literasi adalah sumber ilmu yang menyenangkan yang mampu membangun imajinasi mereka untuk menjelajahi dunia dan ilmu pengetahuan.

Manfaat Literasi 

  1. Menambah kosa-kata, wawasan dan informasi baru.
  2. Mengoptimalkan kerja otak.
  3. Meningkatkan kemampuan interpersonal.
  4. Mempertajam diri dalam menangkap makna dari suatu informasi yang sedang dibaca.
  5. Mengembangkan kemampuan verbal dan merangkai kata-kata yang bermakna.
  6. Melatih kemampuan berfikir dan menganalisa.
  7.  Meningkatkan fokus dan konsentrasi seseorang.

Jenis-Jenis Literasi

• Literasi Dasar

Literasi dasar adalah kemampuan untuk membaca, mendengarkan, berbicara, menulis dan menghitung. Literasi dasar bertujuan untuk mengoptimalkan dan meningkatkan dalam hal menulis, membaca, berbicara, menghitung dan mendengarkan.

• Literasi Perpustakaan

Literasi perpustakaan yakni memberikan pemahaman mengenai cara untuk membedakan antara cerita non fiksi dan cerita fiksi, memahami penggunaan katalog dan indeks serta mempunyai pengetahuan dalam memahami informasi ketika sedang menyelesaikan sebuah tulisan, penelitian dll.

• Literasi Visual

Literasi visual adalah pemahaman yang lebih antara literasi media dan literasi teknologi yang mengembangkannya dengan cara memanfaatkan materi visual.

• Literasi Media

Literasi media merupakan kemampuan untuk mengetahui berbagai bentuk media yang berbeda seperti media cetak, media elektronik dll dan dapat mengerti penggunaan dari masing-masing media yang ada tersebut.

• Literasi Teknologi

Literasi teknologi adalah suatu kemampuan untuk memahami kelengkapan dalam suatu teknologi seperti hardware dan software, memahami cara mengakses internet dan mengerti etika yang berlaku dalam penggunaan teknologi.

Cara Meningkatkan Kemampuan Literasi Pelajar

Berdasarkan studi The Most Littered Nation in The World Indeks literasi Indonesia ternyata masih sangat rendahIndonesia di urutan 60 dari 61 negara di dunia, sedangkan menurut PISA(Program for International Student Assesement) indonesia berada diposisi 64 dari 72 negara. Bagaimana cara meningkatkan kemampuan literasi pelajar kita?

Cara dibawah ini dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi para pelajar, yaitu:

  1. Membuat jadwal wajib ke perpustakaan
  2. Mengadakan Lomba Literasi yang wajib diikuti seluruh siswa
  3. Menggunakan metode menyampul buku, menggunakan sampul dari koran atau kertas sampul untuk meningkatkan minat siswa menjaga buku dan merawat buku sebagai langkah awal cinta terhadap minat baca peserta didik.
  4. Membuat pojok Literasi, pojok literasi adalah semacam pustaka kecil untuk menyimpan sumber literasi yang dapat digunakan pada saat gerakan literasi sekolah pojok literasi ini bahan bacaannya dibawa sendiri dan masing-masing dari rumahnya sendiri
  5. Memberikan Nilai Tambahan, mensosialisasikan kepada siswa bahwa siswa yang mengikuti kegiatan dengan baik akan mendapatkan nilai tambah.
  6. Membangun dan meningkatkan infrastruktur pendidikan terutama penyediaan listrik, perpustakaan, lab komputer dan akses terhadap internet serta peningkatan infrastruktur ICT.

Sekolah sebagai pusat pendidikan harus memiliki peran sentral untuk meningkatkan kemampuan literasi para siswa-siswinya, Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah atau lebih dikenal dengan nama YPSA sebagai contohnya sangat memperhatikan masalah literasi para siswa-siswinya.

Baru-baru ini sebanyak 38 siswa-siswi SMP YPSA sukses menerbitkan Buku Kumpulan Cerpen yang berjudul “Golden Generation Creation” yang berisi tentang karangan karangan cerita pendek yang dibimbing langsung oleh guru Bahasa Indonesia sekaligus sebagai editor ibu Nova Handayani, S.Pd.

Buku cerpen fantasi ini merupakan hasil kreativitas siswa kelas VII dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Buku ini menjadi karya nyata dari kreativitas siswa-siswi Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah dalam menuangkan segala imajinasi dan seni yang dimilikinya. Rangkaian kata dalam buku dan susunan tulisan imajinasi dari siswa menunjukkan tingkat literasi dan kreativitas yang tinggi.

Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Obelia, adapun judul judul cerpen dalam buku siswa SMP ini antara lain, Pintu Teleportasi karya Neiza Qudsia Varsha, Putri dan Ratu Jahat karya Cut Syakirah Rahmah, Kampung Hitam karya M. Mahatir Gibran, Jam tangan karya OK Muhammad Fadlan, Planet Sanmico dan Mico karya Karina Hasibuan, Turunnya Bidadari karya Aisyah Nurul Adzkia, Superpowers? karya Chelsia, Petualangan karya Gadisha, Pertarungan element karya Hasanal Bulqiah, Sea of the Kings karya M. Fatih Al Silmi, Europe Games 2021, Rumah Sakit Misterius karya Anisa Nadira Tanjung, dan masih banyak cerita lainnya.

Itu salah satu contoh bagaimana kemampuan literasi para siswa-siswi YPSA, sungguh hebat bukan? ayo tunggu apa lagi, silahkan daftarkan anak-anak, saudara dan teman-teman anda disini

Baca Juga

deras.co.id

Berkah Ramadhan: Inalum Gelar Safari Ramadhan di 12 Kabupaten/Kota

Medan, Dalam rangka menyemarakkan suasana bulan Ramadhan 1440 H, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau …