Thursday , April 25 2019
Beranda / Edukasi / SEJARAH DAN MANFAAT LEGO DI RAZ MUSEUM & GALLERY MEDAN

SEJARAH DAN MANFAAT LEGO DI RAZ MUSEUM & GALLERY MEDAN

Oleh: Muhammad Zulhamsyah* dan Ida Rahmadani, M.Pd.**

Ole Kirk Christiansen, seorang tukang kayu yang berusaha terlepas dari krisis ekonomi yang menjeratnyalah yang justru akhirnya bisa melahirkan permainan kreatif ini. Pada suatu ketika, pria kelahiran Jutland, Denmark 8 April 1891 ini harus rela kehilangan mata pencarian yang menjadi sumber nafkah bagi anak dan istrinya. Ia nyaris mengalami depresi berat. Namun, tekadnya membuat ia tak larut dalam kesedihan. Ole lantas berusaha keluar dari keterpurukannya dengan mengandalkan keahliannya di bidang perkayuan.

Kemudian, pada tahun 1932 Ole menemukan ide untuk menghasilkan uang dengan membuat mainan dari kayu. Ia menamainya dengan Lego yang dalam bahasa Denmark disebut dengan “leg godt” yang berarti menyatukan secara bersama-sama. Pada tahun 1935 Ole mulai menjual mainan Lego pertamanya dengan model bebek-bebekan. Ternyata, mainan Ole ini cukup disuka. Karena itu, usaha mainannya pelan tapi pasti makin berkembang. Inilah yang kemudian mendasarinya mendirikan sebuah perusahaan Lego.

Ternyata perusahaan Lego yang ia bangun tidak berjalan dengan mulus. Pada tahun 1944 pabrik Lego miliknya hangus terbakar. Namun, pengalaman pahitnya membuat ia pantang putus asa. Ole mampu bangkit dengan membangun pabriknya kembali pada tahun 1947. Untuk mengembangkan usahanya, Ole mengeluarkan permainan Lego yang terbuat dari plastik. Permainan ini pun berkembang luas. Pada tahun 1957 permainan Lego sudah merambah ke wilayah Eropa seperti Prancis, Belgium, dan Inggris. Kini permainan Lego sudah mendunia dengan berbagai macam model yang menarik. Sebuah permainan yang mengasah kreativitas ternyata merupakan buah hasil kerja keras dari seorang tukang kayu untuk mengatasi kesulitan hidup.

Lego memiliki segudang manfaat yang dapat mengedukasi serta mengembangkan kecerdasan anak segala usia. Tanpa sadar ada begitu banyak nilai edukasi dan manfaat permainan Lego yang dapat diserap anak-anak. Berikut manfaat bermain Lego bagi anak:

  1. Pengenalan warna, ukuran, bentuk dan hitungan

Lego hadir dengan bermacam warna, ukuran dan bentuk. Saat bermain Lego bersama si kecil, gunakan kesempatan ini untuk mengenalkan kepada anak macam-macam warna, bentuk dan ukuran. Setelah mengenalkan, Anda juga bisa mulai bertanya warna Lego apakah yang dipegang oleh si anak atau warna apa yang cocok untuk fondasi bangunan. Pelan-pelan, ia akan mulai menghafal, mengenali dan membedakan jenis warna, ukuran dan bentuk. Selain itu, pada bagian atas Lego terdapat bulatan-bulatan timbul yang bisa dijadikan media belajar berhitung untuk anak.

  1. Meningkatkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah

Manfaat bermain Lego berikutnya adalah dapat meningkatkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah. Dalam sebuah permainan Lego, anak-anak dapat mengikuti instruksi untuk membuat balok susun agar terakit sesuai dengan model atau menyusun dengan bebas sesuai imajinasi mereka. Biarkan anak-anak sesekali menyusun Lego sesuai dengan imajinasinya sendiri untuk melatih kreativitasnya. Sewaktu merangkai Lego menjadi suatu bangunan atau model, tak jarang anak akan mengalami kesulitan. Nah, ini merupakan salah satu manfaat bermain Lego bagi anak, yaitu melatih kemampuan memecahkan masalah. Ajak anak Anda untuk tetap semangat menyelesaikan model yang akan dibuatnya. Jangan lupa, bagaimana pun hasil susunan Lego si anak, berikan penghargaan dan saran agar ia bisa berlatih lebih baik.

  1. Melatih koordinasi tangan-mata dan keahlian motorik

Kondisi motorik halus yang masih perlu dilatih membuat anak-anak sering tidak sabar dalam merangkai Lego. Merangkai Lego membutuhkan ketepatan posisi antara satu dengan yang lain, sehingga perlu motivasi dari orang tua agar anak mau berjuang dan bersabar dalam mengerjakannya. Dengan bermain Lego, koordinasi tangan dan mata anak-anak Anda terlatih. Selain itu, beberapa manfaat bermain lego seperti melatih kemampuan anak untuk memilih, mengendalikan, menempatkan dan menggerakkan benda juga akan berkembang dengan baik.

  1. Meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan kerja sama

Ajaklah anak-anak untuk bermain Lego dengan teman-temannya atau anggota keluarganya. Manfaat bermain Lego dalam kaitannya dengan hubungan sosial adalah anak-anak akan menjadi lebih ramah dan pandai bersosialisasi ketika mereka membuat sebuah konstruksi secara berkelompok. Anak Anda akan berlatih berkomunikasi dan mengemukakan ide. Alhasil, anak menjadi lebih siap untuk bersosialisasi di masyarakat dan lingkungan sosialnya.

Ada banyak sekali manfaat bermain Lego bagi anak, bukan? Manfaat bermain Lego ini bisa anak-anak Anda dapatkan tanpa mereka sadari sewaktu asyik bermain. Anak-anak hanya menganggap Lego sebagai mainan yang seru. Tak heran, anak-anak yang bermain Lego akan mengalami perkembangan kecerdasan yang lebih cepat dari sebelumnya. Secara berkala seiring dengan peningkatan kemampuannya, tambahkan permainan Lego dengan bentuk-bentuk yang lebih bervariasi agar melatih kreasi anak.

Koleksi Lego yang ada di Raz Museum & Gallery merupakan koleksi pribadi dari Hj. Rahmawaty dan keluarga yang telah mendapatkan rekor MURI untuk koleksi dengan jenis terbanyak. Hj. Rahmawaty dan keluarga menghibahkan seluruh koleksi Lego yang dimiliki oleh mereka kepada Raz Museum & Gallery dengan tujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada setiap pengunjung yang datang ke museum tersebut. Di museum ini, pengunjung anak-anak bahkan dapat  mencoba bermain Lego di salah satu bagian yang berada di lantai 5 Raz Plaza Jalan Dr. Mansyur No. 164 Medan ini.

*Penulis adalah siswa kelas 12 SMA Shafiyyatul Amaliyyah
**Penulis adalah guru bahasa Indonesia SMA Shafiyyatul Amaliyyah

Baca Juga

Sebelum Boikot Nasi Padang, Ini 7 Makanan Khas Padang Ternikmat

Tanda pagar boikot nasi padang bergema di media sosial. Tagar ini tentunya dikaitkan dengan isu politik dan …