Wednesday , September 18 2019
Beranda / Berita / Terharu, Ketawadhuan UAS dan Harapan Jika Prabowo Presiden
deras.co.id
Pertemuan Prabowo dan Ustadz Abdul Somad

Terharu, Ketawadhuan UAS dan Harapan Jika Prabowo Presiden

Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan cinderamata kepada Prabowo Subianto di akhir pertemuan keduanya di suatu tempat. UAS menghadiahi Prabowo sebuah minyak wangi dan tasbih kesayangannya dari Persia.

Pertemuan keduanya ditayangkan dalam program ‘Apa Kabar Indonesia Petang’ tvOne, Kamis, 11 April 2019. Ustadz Abdul Somad sebelumnya sempat menyampaikan beberapa nasihat dan pesan untuk capres nomor urut 02 selama pertemuan itu.

UAS juga punya dua pesan kepada Prabowo jika menjadi Presiden RI. Pertama, UAS meminta agar jangan diundang ke Istana.

“Kalau Bapak nanti memang duduk jadi presiden, terkait dengan saya pribadi, dua saja. Pertama, jangan Bapak undang saya ke Istana. Biarkan saya berdakwah masuk ke dalam hutan, karena saya dari sana. Saya orang kampung. Kedua, jangan Bapak beri saya jabatan apa pun. Jadi biarkanlah saya terbang sejauh mata memandang, saya ceramah. Setelah Bapak jadi nanti, biarlah ulama-ulama yang dekat-dekat di Jakarta ini yang menjadi (pembantu bapak).

Bapak dengarkan cakap ulama, karena ulama berijtima mendukung Bapak. Dan ulama yang ‘kasyaf’ yang tembus mata batinnya yang melihat dalam alam gaib pun mendukung Bapak.

Maka, ini anugerah besar. Tapi juga ujian besar. Saya berharap, Allah menolong Bapak dalam setiap gerak dan langkah, jadi biarkanlah saya terbang sejauh mata memandang.” ucapnya.

Di akhir pertemuan itu, UAS memberikan buah tangah untuk Prabowo.

“Hadits mengatakan, kalau ketemu kasih orang hadiah, supaya dia ingat dan berkasih sayang,” kata UAS. “Saya tak kaya, saya tak punya duit untuk ngasih ke Bapak,”

Pertama, UAS memberikan hadiah minyak wangi dari kayu Gaharu. UAS berharap minyak wangi ini bisa menjadi simbol supaya Prabowo bisa menebarkan keharuman di negeri ini.

“Kedua, Tasbih. Tidak bisa hati Bapak kosong. Bapak harus banyak berzikir. Tasbih kesayangan saya. Batu natural stone. Namanya Syah Maksub dari Persia. Paling saya sayang. Saya beli di Madinah,” ujar UAS.

“Bapak tak perlu pegang ini di depan orang banyak, nanti disangka orang pencitraan. Bapak cukup tahajud malam, berzikir,” imbuhnya.

Sembari mengucapkan kalimat zikir utama, Laa Ilaaha illallah, UAS memegang dada kiri Prabowo. UAS mengajak Prabowo dengan tasbih yang dia berikan agar selalu berzikir mengingat Allah

“Dengan Laa Ilaaha illallah kita hidup, dengan Laa Ilaaha illallah kita mati, dengan Laa Ilaaha illallah kita akan berjumpa bersama Rasulullah SAW. Itu yang bisa saya sampaikan. Apa yang terjadi setelah ini kita serahkan kepada Allah. Sukses selalu Pak,” tutup UAS sambil bersalaman memegang erat Prabowo.

Sumber: viva.co.id

Baca Juga

deras.co.id

Ribuan Nelayan Tradisional Tanjungbalai Asahan Demo di Pemko Tanjungbalai Desak Tindak Pukat Trawl

Tanjungbalai, Ribuan orang yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia mendesak agar Pemerintah Tanjungbalai fan …