Wednesday , June 26 2019
Beranda / Berita / Sistem Kerja 996 Ala Orang Terkaya Di China, Antara Kontroversi dan Cinta Kerja
deras.co.id
Orang terkaya China sekaligus pendiri Alibaba terapkan sistem kerja 996

Sistem Kerja 996 Ala Orang Terkaya Di China, Antara Kontroversi dan Cinta Kerja

Beijing, Pendiri Alibaba, Jack Ma, ikut larut dalam perdebatan perlu tidaknya sistem kerja 996 terus diterapkan di perusahaan teknologi di China. Setelah sempat melontarkan dukungan pada sistem itu, ia kini terindikasi melunak dan seakan menjelaskan komentar yang ia layangkan sebelumnya.

“Secara pribadi, aku yakin adalah berkah jika bisa bekerja 996 karena banyak perusahaan dan individu yang ingin bekerja 996 tidak mendapatkan kesempatan itu,” kata dia dalam pernyataan terdahulu yang dikutip detikINET dari KrAsia.

Ia juga meminta karyawan Alibaba siap bekerja seperti itu. “Mampu untuk bekerja 996 adalah kebahagiaan. Jika kalian mau gabung Alibaba, kalian perlu siap kerja 12 jam sehari, jika tidak buat apa bergabung,” tulis Ma di media sosial Weibo.

Belakangan, ia memberi penjelasan bahwa untuk kerja keras seperti itu, pegawai harus punya passion. “996 yang nyata harus menghabiskan waktu untuk belajar, berpikir dan mengembangkan diri. Orang yang mengikuti 996 harus menemukan passion di sana dan kebahagiaan mereka di samping uang,” tulisnya dalam komentar terbaru.

Orang terkaya di China ini menambahkan masalah 996 takkan eksis jika karyawan suka dengan pekerjaannya. “Jika kalian menemukan pekerjaan yang kalian sukai, masalah 996 tidak ada. Jika kalian tidak menyukainya, setiap menit bekerja adalah siksaan,” sebut Ma yang dikutip detikINET dari South China Morning Post.

Pekerja di salah satu pabrik di China

Seperti berlawanan dari pendapatnya sebelumnya, Ma juga menyatakan bahwa perusahaan tidak seharusnya memaksa karyawan bekerja 996. Di samping tidak sehat, para karyawan pun berpotensi resign.

“Tidak ada yang suka bekerja di sebuah perusahaan yang memaksa kalian melakukan 996. Tidak hanya tak manusiawi, tapi tidak sehat dan tidak bertahan dalam jangka panjang. Karyawan, keluarga dan hukum tak pula menyetujuinya. Dalam jangka panjang, bahkan jika gajinya dibayar lebih tinggi, semua karyawan akan pergi,” papar dia.

Jack Ma memang menuai cukup banyak kritik dari komentar terdahulunya. Tapi ia mengaku merasa perlu untuk membicarakan isu tersebut.

Media People’s Daily yang dikendalikan pemerintah China pun ikut berkomentar. Dalam editorialnya, media itu menyatakan mereka yang mempertanyakan sistem kerja 996 tidak seharusnya dipermasalahkan.

“Menghargai kerja keras tidak sama dengan memaksa karyawan bekerja berlebihan. Seseorang tidak seharusnya menempelkan label moral pemalas atau tidak ingin maju pada karyawan yang menentang 996,” tulis mereka.

996 sendiri merujuk pada pola kerja dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam selama 6 hari seminggu. Sistem ini marak diterapkan di berbagai perusahaan teknologi China.

Sumber: detik.com

Baca Juga

deras.co.id

Kebakaran Pabrik Mancis, Penuhi Hak-hak Korban dan Realisasi Regulasi Pekerja Rumahan

Peristiwa kebakaran pabrik mancis yang terjadi pada sekira pukul 12.00 WIB siang, tanggal 21 Juni …