Wednesday , September 18 2019
Beranda / Featured / Gaji Dipotong dan Dipecat, Tenaga Outsorcing Tuntut Upt Panti Baladewa PSNTD Tebing Tinggi di Periksa
deras.co.id

Gaji Dipotong dan Dipecat, Tenaga Outsorcing Tuntut Upt Panti Baladewa PSNTD Tebing Tinggi di Periksa

Tebingtinggi, Budi salah satu tenaga outsorcing yang gajinya juga dipotong dan dipecat dari kerjaannya di Panti Baladewa PSNTD Tebing Tinggi Kelurahan Tambangan menuntut keadilan.

Budi mulai bekerja dari tanggal 24 Januari 2017 sampai bulan 5 tahun 2019 namun dibulan januari 2018 gaji Budi dipotong untuk pembayaran gaji tenaga kerja lainnya, setiap bulannya gaji budi dipotong 500 ribu perbulan sampai dibulan oktober 2018, hal ini Budi dan kawan kawan ( Taufik, isteri taufik, Usman, Boby) lainnya dipaksa untuk menghadap kekantor dengan perintah gaji dipotong serta menandatangani kerta kosong dihadapan Bendahar Elsa dan kepala Upt Rusda Azizah

Dibulan November Budi dan kawan kawan tidak menyerahkan lagi untuk pemotongan yang diduga mereka disalahgunakan kepala Upt dan Bendahara.

Baca juga: Kepala Panti Baladewa PSNTD Tebing Tinggi Diduga Lakukan Pungli

Disaat liburan lebaran bulan 6 2019 Budi masuk kerja namun pekerjaannya sudah digantikan oleh orang lain, dan disaat itu juga Budi meminta gajinya yang telah dipotong namun Budi diperlihatkan persetujuan pemotongan denga. Isi surat yang ditandatangani yang dahulu isinya kosong.

“Dulu kami dipaksa menandatangani kertas yg kosong bang, tapi begitu mereka memperlihatkan isinya sudah ada bahwa kami setuju gaji kami dipotong, kami ditipu bang, imbuh Budi dengan wajah sedih”

Saat dihubungi Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara melalui no
082165887xxx tidak dapat dihubungi.

Budi dan kawan kawan yang mengalami pemotongan gaji menuntut kepala Upt Panti dan Bendahara Baladewa PSNTD Tebing Tinggi diperiksa penegak hukum.

Baca Juga

deras.co.id

Ribuan Nelayan Tradisional Tanjungbalai Asahan Demo di Pemko Tanjungbalai Desak Tindak Pukat Trawl

Tanjungbalai, Ribuan orang yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia mendesak agar Pemerintah Tanjungbalai fan …