Sunday , December 8 2019
Beranda / Featured / Akhir Kasus Penyiraman Air Keras Novel Akan Diumumkan Hari Ini
deras.co.id
Kasus Novel Baswedan sudah berlalu 2 tahun

Akhir Kasus Penyiraman Air Keras Novel Akan Diumumkan Hari Ini

Jakarta, Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan hari ini, Rabu (17/7/2019) akan mengumumkan hasil temuan mereka setelah bekerja selama enam bulan kepada publik.

Berdasarkan agenda yang beredar pengumuman itu rencananya dilakukan di Bareskrim Polri bersama dengan Divisi Humas Polri dan TGPF.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, dalam pengungkapan hasil temuan tersebut tim tidak akan mengumumkan tersangka dalam perkara itu. Melainkan proses temuan tim meliputi fakta temuan di lapangan dan hasil pemeriksaan yang dilakukan para ahli.

“Fakta yang ditemukan di lapangan. Fakta hasil pemeriksaan,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin 15 Juli 2019 lalu.

Hasil tersebut nantinya juga akan direkomendasikan kepada Polri untuk dilanjutkan dalam proses penyidikan polisi. “Rekomendasinya apa nanti akan ditindaklanjuti oleh tim teknis Bareskrim yang tangani kasus tersebut,” tutur Dedi.

Seperti diketahui TGPF sendiri dibentuk oleh Kapolri Jenral Tito Karnavian pada 8 Januari 2019 berdasarkan Surat Keputusan Nomor : Sgas/3/I/HUK.6.6/2019. Ada 65 anggota dari berbagai unsur mulai dari praktisi, internal KPK, pihak kepolisian yang memiliki tugas dan keahlian masing-masing. Adapun masa kerja mereka sendiri berakhir pada 7 Juli 2019 atau 6 bulan pasca-dibentuk.

Sebelumnya, anggota TGPF Nur Kholis mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan hasil investigasinya selama enam bulan tersebut kepada Kapolri untuk dipelajari sebelum diumumkan hasilnya.

“Laporan sudah kami sampaikan kepada Kapolri dan beliau akan pelajari dalam waktu singkat,” kata anggota TGPF, Nur Kholis dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 9 Juli 2019.

Secara teknis, Nur Kholis mengungkapkan, timnya melakukan penyelidikan dengan pendekatan scientific investigation yang dibantu perwakilan Polri dan Polda Metro Jaya. Total dalam laporan itu terdiri terdapat 170 halaman, dengan lampiran hampir 1.500 lampiran halaman.

Sumber: okezone.com

Baca Juga

deras.co.id

Pengembangan Teknologi 5G Di Indonesia Terkendali Masalah Tarif

Indonesia disebut memiliki tarif data internet yang paling terjangkau. Bahkan, tarif data internet di Indonesia …