Thursday , August 22 2019
Beranda / Featured / Ledakan Bom Beruntun Di Bangkok Kacaukan KTT ASEAN
deras.co.id
Situasi setelah ledakan di Bangkok (Foto: Reuters)

Ledakan Bom Beruntun Di Bangkok Kacaukan KTT ASEAN

Bangkok, Rentetan ledakan bom mengguncang sejumlah lokasi di Bangkok, Thailand. Insiden pengeboman yang melukai beberapa orang ini, terjadi saat ibu kota Thailand itu menjadi tuan rumah KTT ASEAN yang dihadiri Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Mike Pompeo.

Ledakan-ledakan bom kecil tersebut, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (2/8/2019), terjadi sebelum Pompeo menyampaikan pidato di KTT ASEAN tersebut, hari ini.

Pemerintah Thailand menyerukan media untuk menghindari spekulasi mengenai motif rangkaian pengeboman ini. Juru bicara pemerintah Thailand, Narumon Pinyosinwat mengatakan, Perdana Menteri (PM) Prayut Chan-O-Cha mengecam insiden pengeboman ini dan memerintahkan penyelidikan segera. Ditambahkannya, langkah-langkah keamanan telah diperketat usai teror bom ini.

“Sekelompok orang yang berniat buruk telah menghasut kekerasan saat pemerintah mendorong negara untuk maju,” demikian statemen yang dirilis kantor PM Prayuth seraya mengimbau publik untuk tidak panik dan bekerja sama dengan otoritas dalam penyelidikan rentetan pengeboman ini.

“Kita harus menunjukkan upaya bersama kita untuk memerangi mereka yang berniat membahayakan negara,” demikian disampaikan.

Dilaporkan bahwa total ada enam bom yang meledak di tiga lokasi berbeda di Bangkok pada Jumat (2/8) waktu setempat. Beberapa bom dilaporkan dikendalikan dengan timer.

Seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (2/8/2019), kepala tim penjinak bom (EOD) pada Kepolisian Thailand, Kolonel Polisi Kamtorn Uicharoen, dalam pernyataannya menyebut tiga bom meledak di kompleks Gedung Pemerintahan Thialand di Chaeng Wattana, Bangkok, pada Jumat (2/8) pagi waktu setempat.

Satu bom lainnya yang juga ditemukan di kompleks gedung pemerintahan, sebut Kamtorn, gagal meledak.

Dua bom lainnya meledak di area Chong Nonsi, Bangkok. Diketahui terdapat stasiun skytrain di area tersebut.

“Bom-bom di dua area ini merupakan alat peledak rakitan yang dikendalikan dengan timer (pengatur waktu),” ujar Kamtorn.

Secara terpisah, seorang pejabat senior kepolisian setempat menyebut satu peledak lainnya berhasil ditemukan sebelum meledak.

Sumber: detik.com

Baca Juga

deras.co.id

Para Pelajar Asal Jepang Disambut Tarian Tradisional Batak Toba Saat Berkunjung Ke Sekolah Ini

SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menyambut kedatangan sepuluh pelajar Ichikawa Jepang program Sister City …