Friday , December 13 2019
Beranda / Featured / Mati Lampu Nasional, Wakil Ketua DPR Kritik Pedas Pemerintah
deras.co.id
Wakil Ketua DPR Fadli Zon

Mati Lampu Nasional, Wakil Ketua DPR Kritik Pedas Pemerintah

Peristiwa mati listrik yang menimpa sebagian wilayah Pulau Jawa mendapat sorotan. Perusahaan Listrik Negara (PLN) menuai kritikan.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali membuat cuitan yang menyindir peristiwa padamnya listrik selama delapan jam lebih tersebut.

Menurut Wakil Ketua Umum Gerindra itu, matinya listrik seperti negara salah urus.

Ciri2 negara salah urus, listrik mati tak ada peringatan apalgi penjelasan sebelumnya,” cuit Fadli dalam Twitternya, Senin, 5 Agustus 2019.

Sebelumnya, kritikan juga disampaikan Anggota Komisi VI DPR, Darmadi Durianto. Ia menilai matinya listrik sebagian wilayah Pulau Jawa termasuk Ibu Kota Jakarta itu pada Minggu, 4 Agustus 2019 berdampak luas terhadap kegiatan masyarakat.

Dia menyebut institusi PLN mesti bertanggung jawab terkait kejadian ini.

Baca juga: Mati Lampu Nasional Se-Jabodetabek-Banten-Jabar, PLN Berencana Berikan Kompensasi

“Padamnya serentak di banyak kota menimbulkan tanda tanya besar. Menciptakan kegelisahan, harus ada tanggung jawab ke masyarakat,” kata Darmadi dalam keterangannya, Minggu, 4 Agustus 2019.

Sebelumnya, PLN menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman listrik di wilayah Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat, yang terjadi sejak pukul 11.50 WIB, Minggu 4 Agustus 2019. Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani memastikan pasokan listrik untuk tiga wilayah tersebut bakal kembali normal sebelum pukul 00.00 WIB.

Sripeni menjelaskan, sejak pukul 16.00 WIB, pasokan setrum tambahan untuk kebutuhan tiga wilayah yang mencapai 20.000 Megawatt sudah kembali dialirkan dari wilayah Timur.

“Listrik dari Jawa Timur sudah masuk ke Saguling dan Cirata, kemudian PLTA Cirata dan Saguling berfungsi menstabilkan tegangan hingga ke Gandul,” katanya di kantor P2B PLN, Gandul, Cinere, Depok, Jawa Barat, pada Minggu 4 Agustus 2019.

Setelah dari Gandul rencananya pasokan listrik tambahan tersebut akan dialirkan ke PLTU Suralaya untuk kebutuhan Banten, sementara untuk tambahan pasokan listrik di Jakarta akan disalurkan ke PLTU dan PLTGU Muara Karang.

Namun Senin pagi sejumlah wilayah yang pada Minggu malam sudah menyala kembali mengalami pemadaman arus listrik di waktu-waktu berbeda. Di wilayah Tapos, DEpok, Jawa Barat, listrik kembali padam pukul 07.00 WIB.

Sumber: viva.co.id

Baca Juga

deras.co.id

UN Dihapus, KPAI: Zonasi Guru Menjadi Kunci Pemerataan Pendidikan

Jakarta, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendukung kebijakan penghapusan Ujian Nasional (UN). Karena, menurut KPAI, …