Thursday , August 22 2019
Beranda / Featured / Dosen USU Laksanakan Abdimas di Kutalimbaru
deras.co.id

Dosen USU Laksanakan Abdimas di Kutalimbaru

Pancurbatu, Dosen-dosen Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS) program Mono Tahun di Kecamatan Kutalimbaru, Selasa 30 Juli 2019

Kegiatan ini dilaksanakan para dosen USU yakni Dr. Liana Dwi Sri Hastuti, S.Si., M.Si., Prof Dr. Erman Munir.,M.Sc., dan Prof Dr. Syafruddin Ilyas, M. Biomed., dengan memberikan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) kepada petani Jamur.

Dr. Liana Dwi Sri Hastuti, SSi, MSi sebagai ketua Tim ABDIMAS Program Mono Tahun, bersama Prof Dr. Erman Munir., M.Sc., dan Prof Dr. Syafruddin Ilyas, M. Biomed., memaparkan, “Di sana, petani mendapatkan Iptek salah satunya membuat bibit F-0, F-1, dan F-2 sendiri. Hal ini juga dilatarbelakangi sebelumnya para petani yang harus membeli bibit tersebut dengan harga yang mahal. Kondisi ini membuat cost dan biaya produksi rumah jamur menjadi tinggi”.

“Untuk mengatasi cost tinggi para petani mencoba membuat bibit sdri, tetapi selalu gagal, karena terkontaminasi. Kontaminasi biasanya disebabkan  ketika bekerja, teknik-teknik aseptik kurang dikuasai, sterilisasi media bibit tidak berjalan dengan baik serta kondisi ruang pembibitan yang kurang mendukung.

Program ABDIMAS Yang dilakukan team adalah membantu petani jamur mengatasi masalah tersebut. Kami sosialisasikan dengan cara mendemonstrasikan langsung bagaimana bekerja aseptik. Alat sterilisasi media bibit berupa Autoclave juga diberikan,” ujarnya.

Seluruhnya Dosen USU dibantu mahasiswa langsung memberikan demo bagaimana bekerja Aseptik dalam pembuatan bibit sekaligus memberikan bantuan Autoclave untuk alat sterilisasi media bibit.

“Di sini, kami juga memberi arahan cara penggunaan Autoclave. Alat ini sdah dilengkapi thermometer dan barometer, untuk deteksi suhu dan tekanan. Sterilisasi yang baik dilakukan dengan suhu 121 derajat Celcius, tekanan 2 ATM selama 15 menit,” jelasnya.

Khusairi, salah satu petani yang mendapatkan arahan, menyatakan terima kasih dengan adanya kegiatan ini. “Alhamdulillah, dan terima kasih kepada USU,  khususnya ibu Liana dan rekan-rekan, serta mahasiswa Yang terlibat Sahreza Pahlevi SSi dan Rosalindawati ,  atas bantuannya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat. Dengan program ini, kami sebagai petani jamur tiram merasa sangat terbantu karena telah mewujudkan satu keinginan untuk dapat membuat bibi jamur tiram (F0, F1,  F2) sendiri. Berupa Autoclave dan renovasi ruang bibit,” katanya.

Dengan bantuan ini, lanjutnya, dapat membantu petani jamur tiram lainnya yang berada di Kecamatan Kutalimbaru karena selama ini membeli bibit jamur tiram (F2) dari kecamatan Pancurbatu.

“Mudah mudahan dengan bisanya kami membuat bibit jamur tiram sendiri dapat memudahkan dan meningkatkan produksi jamur tiram di wilayah kami karena tidak tergantung lagi dengan pihak luar,” tambahnya.

Baca Juga

deras.co.id

Para Pelajar Asal Jepang Disambut Tarian Tradisional Batak Toba Saat Berkunjung Ke Sekolah Ini

SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menyambut kedatangan sepuluh pelajar Ichikawa Jepang program Sister City …