Wednesday , October 16 2019
Beranda / Featured / Mendadak Kebakaran, Drone Canggih Ini Bisa Jadi Solusi
deras.co.id
(Foto:: University of Barcelona)

Mendadak Kebakaran, Drone Canggih Ini Bisa Jadi Solusi

Ketika terjadi bencana alam di suatu perkotaan, kebocoran gas beracun dapat menimbulkan risiko tinggi bagi tim penyelamat. Berlatar belakang pemikiran itu, para peneliti asal Spanyol telah mengembangkan drone dengan kelengkapan sensor untuk memeriksa kebocoran gas.

Drone yang dikenal dengan Smelling Nano Aerial Vehicle (SNAV) tersebut sebenarnya berbasis pada mini quadcopter Crazyflie 2.0 yang berbobot hanya 35 gram. Drone ini telah melalui modifikasi oleh tim dari University of Barcelona dan Instutute for Bioengineering of Catalonia, dalam sebuah proyek yang dipimpin oleh Santiago Marco dan Javier Burgués.

Dilengkapi dengan sensor gas MOX (metal oxide), drone dapat mendeteksi konsentrasi gas yang sangat kecil seperti karbon monoksida dan metana, bersama dengan senyawa volatil organik lainnya seperti etanol, aseton, dan benzena. Dilansir dari New Atlas (25/7), ia memiliki kepekaan tinggi dan dapat menemukan sumber kebocoran gas dengan melacak seberapa besar konsentrasinya di setiap ruangan.

Karena unit GPS tidak dapat melacak satelit ketika berada di dalam ruangan, drone tersebut menavigasi secara otonom di dalam gedung menggunakan serangkaian transceiver frekuensi radio yang telah diinstal sebelumnya. Dalam uji coba yang telah berhasil dilakukan sejauh ini, enam di antaranya ditempatkan di lokasi yang diketahui dalam sebuah bangunan, sementara yang lain dipasang di SNAV.

Dengan menggunakan transceiver-nya sendiri untuk berkomunikasi dengan enam lainnya, drone itu mampu melakukan pelacakan lokasi. Selain itu, ia juga dapat terbang ke lokasi yang ditentukan berdasarkan perintah. Karena SNAV berukuran sangat kecil, maka dapat terbang melalui lubang, saluran atau ruang lain yang terlalu sempit untuk dilewati orang.

Sumber: tek.id

Baca Juga

deras.co.id

Walikota Medan Di ‘Gas’ KPK, Ini Kata Gubernur Sumut

Medan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengaku prihatin atas OTT KPK Wali Kota Medan …