Saturday , September 19 2020
Beranda / Featured / Data BNPB Ungkap 169 Titik Banjir Tersebar Di Wilayah Jabodetabek
deras.co.id
Ketinggian air sudah mencapai setengah badan mobil kala banjir melanda Perumahan Kartika Baru, Rabu (01/01/2019).(Foto:Syifa Nuri Khairunnisa)

Data BNPB Ungkap 169 Titik Banjir Tersebar Di Wilayah Jabodetabek

Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata ada 169 titik banjir di sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta Banten pada awal tahun 2020. Banjir terjadi secara serentak di sejumlah wilayah sejak pagi hingga malam hari ini.

“Pantauan BNPB menunjukkan ada 169 titik banjir di seluruh wilayah Jabodetabek dan Banten,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB, Agus Wibowo melalui pesan singkatnya, Rabu (1/1/2020).

Sementara itu, dari data yang diterima BNPB pusat, titik banjir terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat. Ada 97 titik banjir di Jawa Barat, hari ini. Sedangkan di DKI Jakarta, terpantau ada 63 titik dan Banten 9 titik banjir.

Baca juga: Jokowi Sebut Banjir Akibat Sampah, Anies Berikan Jawaban Logis

“Di Provinsi Banten mempunyai 9 titik dengan rincian Kota Tangerang 3 titik dan Tangerang Selatan 6 titik,” ujarnya.

Agus membeberkan 63 titik banjir di Jakarta terdiri dari 7 titik di Jakarta Barat, 2 titik di Jakarta Pusat, 39 titik di Jakarta Selatan, 13 titik di Jakarta Timur, dan 2 titik di Jakarta Utara. Sedangkan di Jawa Barat mempuyai 97 titik banjir dengan rincian Kabupateb Bekasi 32 titik, Kota Bekasi 53 titik dan Kabupaten Bogor 12 titik.

“Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa wilayah yang paling terdampak banjir adalah Kota Bekasi (53), Jakarta Selatan (39), Kab. Bekasi (32), dan Jakarta Timur (13),” ujarnya

Dari data yang diterima Agus, banjir paling tinggi di Jawa Barat yakni di Perum Beta Lestari, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi dengan kedalaman 2,5 meter. Sementara itu, ada yang memiliki kedalam 1 hingga 2 meter di 49 titik lainnya.

Sumber: okezone.com

Baca Juga

deras.co.id

Polisi Gelar 17 Adegan Rekonstruksi Kasus Penikaman Syekh Ali Jaber

Bandar Lampung, Alpin Andrian (24 tahun), tersangka pelaku penikaman terhadap ulama kondang Syekh Ali Jaber …