Saturday , February 29 2020
Beranda / Featured / Tim Advokasi Hukum PDIP Ramai-Ramai Datangi KPU
deras.co.id
Tim Hukum PDI Perjuangan menyambangi Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/1). (Muhammad Ridwan/ JawaPos.com)

Tim Advokasi Hukum PDIP Ramai-Ramai Datangi KPU

Tim Hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyambangi Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/1). Kunjungan ini merupakan agenda perdana setelah Tim Hukum PDIP yang dipimpin I Wayan Sudirta dibentuk oleh DPP PDIP pada Rabu (15/1) malam.

Kunjungan tersebut disinyalir tidak lain untuk membahas kasus pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan. Kasus tersebut telah menjerat Komisioner KPU Wahtu Setiawan dan politisi PDIP Harun Masiku.

“Mau ngobrol, diskusi. Nanti setelah ketemuan baru saya beri pernyataan,” singkat I Wayan sambil memasuki kantor KPU.

Sementara itu, Ketua KPU Arief Budiman mengaku belum menerima informasi terkait kedatangan Tim Hukum PDIP ke kantor KPU. Namun KPU siap menerima jika ada yang ingin disampaikan. “Tapi kalau memang, mereka atau siapapun sebetulnya, kalau mau audiensi dengan KPU sepanjang waktunya tersedia, ada kelonggaran waktu, tentu kami akan terima,” jelas Arief.

Sebelumnya, DPP PDI Perjuangan membentuk tim hukum untuk melawan perkara dugaan suap kasus PAW fraksi PDIP. Tim hukum itu dipimpin oleh I Wayan Sudirta dengan anggota salah satunya Maqdir Ismail.

Yanuar Prawira Wasesa sebagai Wakil Koordinator. Sedangkan Teguh Samudera sebagai koordinator tim lawyer. Masing-masing anggota adalah Nuzul Wibawa, Krisna Murti, Paskaria Tombu, Heri Perdana Tarigan, Benny Hutabarat, Korea Tambunan Johanes Lumban Tobing dan Roy Jansen Siagian.

Ketua DPP PDIP Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan Yasonna Laoly menyampaikan, dibentuknya tim hukum DPP PDIP untuk meluruskan pemberitaan mengenai keterlibatan DPP PDIP dalam kasus suap Wahyu Setiawan.

“Belakangan ini nampaknya pemberitaan sudah semakin mengarah ke mana-mana tanpa boleh kami katakan tanpa didukung oleh fakta dan data yang benar. Karenanya, DPP menugaskan di samping kami bagian dari anggota Fraksi kami, juga kami menunjuk beberapa pengacara untuk menjadi tim hukum kami,” pungkasnya.

Sumber: jawapos.com

Baca Juga

deras.co.id

Ratusan Ribu Warga Jabodetabek Jadi Korban Banjir

Jakarta, Banjir melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Karawang. Hingga Kamis 27 Februari 2020 …