Friday , February 28 2020
Beranda / Featured / Haerul, ‘New Habibie’ Asal Penrang Diundang KSAU Gara-gara Barang Bekas
deras.co.id
Haerul (34 tahun) pemuda asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan yang berhasil merakit sendiri pesawat swayasa ultralight menggunakan bahan barang bekas dan mesin sepeda motor. (Foto:Dispenau)

Haerul, ‘New Habibie’ Asal Penrang Diundang KSAU Gara-gara Barang Bekas

Jakarta, Haerul (34 tahun) pemuda asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan yang berhasil merakit sendiri pesawat ‘Swayasa Ultralight’ menggunakan bahan barang bekas dan mesin sepeda motor kini ramai dibicarakan di media sosial.

Berkat ketekunan dan semangat yang pantang menyerah untuk mewujudkan impiannya membuat dan menerbangkan pesawat sederhana, ia sekarang menggapai impian itu.

KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) mengundang Haerul ke Jakarta dan dijadwalkan bertemu di Mabes AU Cilangkap Jakarta pada Selasa (21/1/2020).

Dalam siaran pers Kasubdispenum Dispenau Kolonel Yuris yang diterima SINDOnews, Sabtu (18/1/2020) disebutkan bahwa pada Minggu (19/1/2020) Haerul akan terbang dari Lanud Sultan Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat C130 Hercules dan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma pada sore hari.

Sebelumnya, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI H. Haris Haryanto telah mengundang Haerul untuk berkunjung ke lanud dan melihat secara langsung alutsista TNI AU termasuk pesawat tempur Sukhoi Su27/30 dan pesawat ultralight yang digunakan oleh Fasida Sulsel, Jumat (17/1/2020). (Baca juga: Lulusan SD Pembuat Pesawat Ngaku Pernah Coba Bikin Helikopter).

“Direncanakan pada Senin (20/1/2020) Haerul akan kami ajak untuk mengunjungi Lanud Halim Perdanakusuma dan melihat dari dekat berbagai alutsista TNI AU dan joyflight,” ujar Kolonel Yuris.

Sumber: sindonews.com

Baca Juga

Kerajaan Saudi Larang Umrah, Nasib Jama’ah Tak Jelas Rimbanya

Setelah Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan larangan umrah, nasib jama’ah dipertaruhkan. Pada hari larangan resmi dipublikasikn saja, …