Saturday , February 29 2020
Beranda / Featured / Tahun Ini USBN Diganti US, PGRI Tekankan Pentingnya Standarisasi
deras.co.id
Ketua PGRI Unifah Rosyidi (Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom)

Tahun Ini USBN Diganti US, PGRI Tekankan Pentingnya Standarisasi

Jakarta, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) angkat bicara terkait Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang akan diganti Ujian Sekolah (US) tahun 2020. PGRI berharap Ujian Sekolah tersebut harus ada standarisasi yang jelas di tiap-tiap sekolah.

“Posisi PGRI adalah kita perlu standarisasi, itu USBN misalnya standarisasi, nah USBN jangan sepenuhnya, nanti di sekolah tidak ada standarnya,” ujar Ketua PGRI Unifah Rosyidi di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

Unifah mengatakan standarisasi Ujian Sekolah sangat dibutuhkan. Menurutnya, setiap negara memiliki standarisasi ujian sekolah.

“Standarisasi itu tetap diperlukan untuk melihat jangan sampai di daerah yang dapat nilanya 10 misalnya tiba-tiba dites tidak bisa diterima. Biar bagaimana di negara-negara mana pun perlu ada standarisasi,” ungkapnya.

Selain itu, Unifah menilai standarisasi US juga dapat memastikan posisi sumber daya manusia (SDM) siswa. Dia berharap penghapusan USBN bukan hanya dalam konteks desakan.

“Itu diperlukan untuk memastikan posisi SDM kita, karena kita mau meningkat kalau nggak ada standarisasi itu seperti apa. Jadi soal UN, kami ingin jangan hanya dalam konteks karena desakan untuk menghindar kemudian ya sudah, silakan,” tutur Unifah.

Namun demikian, Unifah menyerahkan standarisasi tersebut ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dia mengatakan ujian diperlukan untuk melalukan evaluasi dan perbaikan sistem pendidikan.

“Tapi policy-nya adalah harus untuk menentukan standarisasi di sekolah-sekolah dilakukan kapan, itu terserah Kementerian. Tapi sekolah ada tes itu harus ada tindak lanjut untuk perbaikan pendidikan di masa yang akan datang,” jelas dia.

Sebelumnya, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengatakan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) diganti mulai 2020. Ketua BSNP Abdul Mu’ti mengatakan nantinya yang berlaku adalah ujian sekolah (US).

“(Tahun) 2020 ini tidak ada lagi USBN dan karena itu, maka BSNP tidak menerbitkan POS USBN, dan yang berlaku nanti adalah ujian sekolah,” kata Abdul Mu’ti di kantor BSNP, Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (21/1).

Selain itu, anggota BSNP Suyanto juga menegaskan USBN sudah ditiadakan. Dia mengatakan seluruh sekolah harus membuat soal ujian masing-masing.

“USBN sudah tidak ada karena begitu saya upload di Facebook saya, banyak yang bertanya ‘apa gantinya?’. Karena itu tolong ikut sosialisasikan bahwa sekolah itu harus bikin sendiri-sendiri gitu ya, karena USBN itu sudah nggak ada dan di daerah masih nunggu-nunggu. Nunggu-nunggu barang yang sudah tidak ada,” kata Suyanto.

Sumber: detik.com

Baca Juga

deras.co.id

Ratusan Ribu Warga Jabodetabek Jadi Korban Banjir

Jakarta, Banjir melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Karawang. Hingga Kamis 27 Februari 2020 …