Sunday , February 28 2021
Beranda / Berita / Angota DPR Fraksi PDIP Ini Minta PLN Diskon Pelanggan 1300VA
deras.co.id
Anggota Komisi VI DPR RI F-PDIP Deddy Yevri Sitorus.

Angota DPR Fraksi PDIP Ini Minta PLN Diskon Pelanggan 1300VA

Dampak ekonomi pandemi virus Korona hampir dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Harapan pertumbuhan ekonomi pun semakin jauh dari target. Negara kini diminta untuk fokus pada penyelamatan hidup rakyatnya.

Karena itu Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Sitorus, meminta pemerintah untuk mengkaji lebih detil dampak krisis Covid-19 pada perekonomian masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam rapat virtual antara Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN, Jumat (3/4).

Dalam rapat itu, Deddy juga mendorong Kementerian BUMN agar meminta PT PLN (Persero) mempertimbangkan kemungkinan memperluas keringanan tarif listrik selama masa krisis Covid-19. Saat ini, PLN sudah memberi keringanan tarif listrik untuk pelanggan 450 VA dan 900 VA.

“Agar PLN melakukan kajian kemungkinan memberi keringanan tarif bagi pelanggan 1300 VA, mengingat mereka juga terdampak akibat krisis pandemi covid-19,” kata Deddy, melalui pernyataan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (3/4).

Selanjutnya, anggota Fraksi PDI Perjuangan itu juga meminta BUMN mengidentifikasi dan memitigasi kondisi ekuitas, cashflow dan beban utang akibat kurs yang terdampak krisis Covid-19. Deddy khawatir pandemi corona membawa dampak lebih besar jika tidak dilakukan identifikasi dini.

“Kemungkinan juga pertumbuhan ekonomi meleset jauh di bawah ekspektasi, ini yang harus diidentifikasi agar bisa dilakukan langkah untuk mengurangi dampaknya,” ujar Deddy.

Untuk memberi rasa aman dan kepastian pada usaha kecil, kata Deddy, Kementerian BUMN juga dia minta melakukan terobosan melalui bank milik negara untuk memberi bantuan modal harian. Bantuan modal harian itu dapat disalurkan pada pedagang kecil di pasar atau bantuan untuk nelayan.

“Meminta bank milik negara, terutama BRI, turun memberi bantuan modal harian pada pedagang kecil, bantuan solar untuk nelayan melaut atau di tempat pelelangan ikan,” ungkap wakil rakyat dari dapil Kalimantan Utara tersebut.

Diketahui, pemerintah Indonesia menggelontorkan Rp 405 triliun untuk penanganan pandemi Korona. Anggaran itu akan digunakan untuk bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, insentif perpajakan dan stimulus KUR, hingga program pemulihan ekonomi.

Sumber pembiayaan untuk itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus

Dalam Perppu itu disebutkan pembiayaan akan menggunakan anggaran yang bersumber dari Sisa Anggaran Lebih (SAL), dana abadi dan akumulasi dana abadi pendidikan, dana yang dikuasai negara dengan kriteria tertentu, dana yang dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU) dan dana dari pengurangan penyertaan modal negara (PMN) kepada BUMN.‎

Sumber: jawapos.com

Baca Juga

deras.co.id

Penjelasan Hadits Iringilah Perbuatan Dosa Dengan Amal Sholih

Rasulullah SAW pernah bersabda, اتق الله حيثما كنت ، وأتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس …