Sunday , September 20 2020
Beranda / Berita / Ulama Ini Juluki Anies dan Edy ‘Dua Bintang NKRI Tanpa Pencitraan’
deras.co.id
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat masih menjadi Pangkostrad dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Ulama Ini Juluki Anies dan Edy ‘Dua Bintang NKRI Tanpa Pencitraan’

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustadz Tengku Zulkarnain memuji figur Anies Baswedan dan Edy Rahmayadi dalam penanganan Corona Covid-19. Tengku memandang Gubernur DKI dan Gubernur Sumatera Utara itu sudah berjuang melawan Corona.

Bagi dia, sosok Anies sebagai kepala daerah dengan kemampuan intelektual di Jakarta. Pun, Edy dipandangnya sebagai Gubernur Sumatera Utara dengan karakter tegas, berwibawa karena berlatarbelakang purnawirawan Letnan Jenderal TNI.

Dua Orang Gubernur yg Mati-matian memerangi wabah Covid-19 di NKRI. Yg satu intelektual Adem, di Jakarta. Dan yg Satu Letnan Jendral TNI(Purn), Mantan Pangkostrad, Tegas Berwibawa, di Sumatera Utara,” demikian tulis Tengku di akun Twitternya, @ustadtengkuzul yang dikutip pada Senin, 13 April 2020.

Dia bilang dua figur itu sebagai bintang NKRI yang bersinar tanpa pencitraan. VIVAnews diizinkan Tengku untuk mengutip cuitannya tersebut.

Dua Bintang NKRI yg Luar Biasa Bersinar tanpa Pencitraan. Semoga Allah Lindungi,” kata Tengku.

Terkait penanganan Covid-19, Anies sudah memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setelah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. Kebijakan ini membuat pembatasan aktivitas warga Ibu Kota di sektor sosial, pendidikan, ekonomi selama pandemi Covid-19.

Kebijakan ini demi menekan angka penularan Covid-19 di Ibu Kota yang sedikitnya sudah terdeteksi ada 2.082 kasus positif per Minggu, 12 April 2020.

Pun, Edy Rahmayadi sebagai orang nomor satu di Sumatera Utara sudah mengeluarkan beberapa kebijakan terkait Corona. Salah satunya, ia meminta tak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah pandemi Covid-19.

Instruksi Edy ini disampaikan setelah ia menggelar rapat dengan pelaku usaha di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara pada Kamis, 26 Maret 2020. Ia juga menginstruksikan agar aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Sumatera Utara serta karyawan swasta bisa menjalankan sistem kerja dari rumah.

Data kasus Corona di Sumut sudah menembus angka 90 positif dengan 8 meninggal dunia per Sabtu, 11 April 2020.

Sumber: vivanews.com

Baca Juga

deras.co.id

Polisi Gelar 17 Adegan Rekonstruksi Kasus Penikaman Syekh Ali Jaber

Bandar Lampung, Alpin Andrian (24 tahun), tersangka pelaku penikaman terhadap ulama kondang Syekh Ali Jaber …