Saturday , July 11 2020
Beranda / Berita / Bintang Tsurayya dan Hadits Hilangnya Wabah Dimuka Bumi
deras.co.id
Gugusan bintang terbuka Pleiades atau Seven Sisters. ilustrasi (Foto: Ian Aiken/Elderberry Observatory/Sunderland/U)

Bintang Tsurayya dan Hadits Hilangnya Wabah Dimuka Bumi

Bintang Tsurayya diperkirakan dapat terlihat pada Juni. Tsurayya adalah nama dari gugusan bintang Pleades dalam bahasa Arab. Pleades atau yang juga umum disebut Seven Sister atau Tujuh Bersaudari diperkirakan akan muncul pada awal bulan Juni 2020.

Astronom ITB Moedji Raharto menjelaskan mengatakan pemahaman tentang muncul diartikan bisa dilihat dengan mudah (tanpa alat). “Posisi bintang ini pada bulan Mei dan Juni dekat dengan matahari. Awal Juni punya kesempatan lihat bintang ini sekitar subuh saat langit cerah,” jelas Moedji Raharto kepada Republika.co.id, Jumat (1/5).

Ia menjelaskan, di bulan Sya’ban 1441 H dan awal Ramadhan 1441 H rasi Pleades muncul di barat sesaat setelah matahari terbenam. Pleades mengikuti matahari terbenam, posisinya berdekatan dengan matahari.

Pada 19 – 20 Mei 2020 kondisinya akan semakin sulit dilihat karena posisinya berbarengan mengikuti matahari, juga 10 hari akhir Ramadan 1441 H batas untuk muncul, dan terlihat lagi posisi rasi Pleades sudah cukup tinggi.

Pagi hari pada awal Juni 2020 Pleades muncul di timur sebelum matahari terbit, dan semakin jelas tampak pagi hari menjelang subuh setelah pertengahan bulan Syawal 1441 H.

Di awal Juni beda tinggi Pleades dengan Matahari saat matahari terbit sekitar 15 derajat, bintang ini terbit terlebih dulu, terbit sekitar subuh. “Bisa dilihat bila sudah terbit, karena langit masih relatif gelap,” kata Moedji.

Adapun sekitar lebaran, 24 – 25 Mei, munculnya Pleades hampir bersamaan dengan matahari terbit, sehingga tidak mudah terlihat. Menurutnya pada waktu lebaran, bintang ini tidak bisa terlihat karena langit timur terlalu terang.

Sementara pada awal Juni ada kesempatan untuk melihat Pleades sekitar waktu subuh dalam keadaan langit cerah. Setelah itu Pleades dapat terlihat dalam waktu berbulan-bulan berikutnya.

“Kesempatan melihat sekitar beberapa menit keburu matahari terbit. Tapi pada hari-hari berikutnya tambah banyak kesempatannya melihat, pertengahan Juni bisa tinggi,” ucap Moedji.

Berdasarkan salah satu hadis, kemunculan bintang ini akan mengakhiri wabah di muka bumi. Imam Ahmad bin Hanbal dalam musnadnya menyebutkan, Rasulullah SAW menjawab

إِذَا طَلَعَ النَّجْمُ ذَا صَبَاحٍ رُفِعَتِ الْعَاهَةُ

Apabila suatu saat nanti muncul bintang, di suatu pagi, pada pagi hari, maka akan diangkatlah segala macam wabah.”

Menukil dari Syekh Ahmad bin Abdurrahman al-Banna as-Sa’ati, pengarang kitab al-Fath ar-Rabbani, bahwa yang dimaksud dengan bintang dalam hadis ini adalah bintang ats-Tsurayya.

Sumber: republika.co.id

Baca Juga

Masa Pandemi, Mang Oyong Suguhkan Konten Komedi

MEDAN – Masa Pandemi Covid-19 saat ini, membuat sebagian masyarakat harus lebih banyak beraktivitas di …