Beranda / Berita / Petani Bacok Pemerkosa Istrinya Hingga Tewas

Petani Bacok Pemerkosa Istrinya Hingga Tewas

Seorang petani berinisial YN, warga Dusun III, Desa Sandruta, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias, membacok pemerkosa istrinya, Operius Hura hingga tewas.

Dilansir dari Antara, Minggu (28/6), peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/6). Setelah membacok korban secara membabi buta, besoknya, Minggu (14/6), YN memberitahu kepada kepala dusun dan menyerahkan diri di Polsek Idano Gawo.

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, Operius memperkosa istri YN, Meriani Lawolo di kebun belakang rumahnya saat sedang membersihkan rumput. Kejadian tersebut sempat diketahui oleh salah seorang warga, dan warga tersebut memberitahu YN.

Mendapat informasi, YN membawa kayu dan parang langsung menuju kebun dan berteriak begitu melihat istrinya sedang dikerjai oleh OH. Mendengar teriakan YN, Operius langsung kabur ke rumahnya.

Melihat Operius kabur, YN terus mengejar hingga ke belakang rumahnya yang berada di dusun I, Desa Sandruta.

Mengetahui dirinya dikejar, OH alias Ope alias Ama Galite mengambil parang dan tombak di dalam rumah dan menunggu YN yang mengejar dirinya di belakang rumah.

YN langsung membacok dengan parang yang dibawanya dan ditangkis dengan tombak bergagang kayu oleh Operius.

Karena tombak bergagang kayu yang dipakai Operius untuk menahan parang YN patah, Operius tersungkur dan dibacok secara membabi buta hingga tewas. YN kemudian meninggalkan mayat Operius.

Kepala dusun yang megetahui kemudian menghubungi personel Polsek Idano Gawo, dan langsung
mengamankan YN yang menyerahkan diri.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa mayat Operius ke Puskesmas untuk dilakukan visum.

Atas perbuatannya, YN dijerat dengan pasal 338 Kuhpidana dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

Sumber: Analisa.com

Baca Juga

deras.co.id

Masjid Hagia Sophia Jadi Cahaya Terang, UNESCO dan Negara-negara Dunia Berang

Diresmikannya Hagia Sophia menjadi masjid oleh Pemerintah Turki membuat sejumlah pihak meradang. Setelah sejumlah negara …