Sunday , August 9 2020
Beranda / Berita / Pemkot Surabaya Minta Bantuan ASN-nya Berdonasi Untuk Tangani Corona
Surat yang berisi permohonan bantuan Pemkot Surabaya untuk menangani virus corona(Foto: Istimewa)

Pemkot Surabaya Minta Bantuan ASN-nya Berdonasi Untuk Tangani Corona

Surabaya, Beredar Surat dari Pemkot Surabaya kepada para karyawan/karyawati yang bekerja di lingkungan Pemkot Surabaya, Perusahaan Daerah, RSUD, Puskesmas. Surat itu berisi ajakan atau partisipasi untuk meminta keikhlasan berdonasi membantu penanggulangan COVID-19.

Surat dengan nomer 360/5769/436.3.4/2020 tersebut ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan. Surat dibuat pada 30 Juni 2020. Berikut isi lengkapnya:

“Menindaklanjuti arahan lbu Wali Kota sehubungan dengan penyebaran Coronavirus Disease 19 (COVID-19). Maka Pemerintah Kota Surabaya telah melaksanakan berbagai upaya dalam rangka pencegahan dan penanganan penyebaran COVID-19 di Kota Surabaya.

Berkaitan dengan hal tersebut maka diharapkan partisipasi dan keikhlasan bantuan berupa uang dari karyawan/karyawati di lingkungan Pemkot Kota Surabaya/ Perusahaan Daerah/RSUD/Puskesmas yang selanjutnya dikirim melalui rekening Surabaya Peduli Bencana Bank Jatim Nomor 0017739140 yang dikoordinir oleh Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Surabaya (contact person Indira 081803221972). Demikian atas perhatian dan partisipasinya disampaikan terimakasih,” dikutip dari surat tersebut.

Sekkota Surabaya Hendro Gunawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya surat tersebut. Menurut hendro, hal tersebut sah-sah saja.

“Benar suratnya. Memang ada yang salah dari surat tersebut?,” tanya Hendro kepada detikcom, Rabu (1/7/2020).

Hendro menjelaskan bahwa donasi gotong royong tersebut adalah wujud dari empati pegawai Pemkot Surabaya agar bisa membantu masyarakat yang kesusahan.

“Kami sudah sering kok begitu makanya kadang kami buka posko untuk penerimaan. Tidak hanya saat pandemi, termasuk waktu gempa bumi dan lainnya. Dari swasta juga berkenan nyumbang, asal ikhlas, insyaallah bermanfaat,” terangnya.

Hendro menjelaskan kegiatan donasi seikhlasnya dari karyawan/karyawati ASN/Non-ASN di pemkot digunakan untuk bantuan makanan kepada penderita COVID-19, juga untuk membeli alat medis. Hendro membantah kalau dana refocusing dari APBD Surabaya untuk penanganan COVID-19 sudah habis.

“Belum habis dananya. Karena banyak yang support dari berbagai pihak untuk penanganan Corona ini,” ujarnya.

Terkait berapa persen anggaran yang sudah diserap, Hendro menyebut jumlahnya tidak besar.

“Penyerapan dari refocusing nggak banyak sampai saat ini. Soalnya sudah banyak terbantu dari Pemerintah Pusat, Pemprov dan bantuan masyarakat. Lagi pula dana besar bukan ukuran apakah kegiatannya besar juga. Yang jelas harus efisien dan efektif,” urainya.

Untuk nominal serapan, Hendro tidak mengetahui secara detail angkanya. Karena yang lebih mengetahui ialah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD).

Foto: Istimewa

Sumber: detik.com

Baca Juga

deras.co.id

ISRAEL yang Sekarang Bukan Keturunan NABI YAKUB

HAKEKATNYA ISRAEL YANG SEKARANG INI BUKAN KETURUNAN NABI YAKUB pada abad ke 7 di Russia …