Tuesday , August 11 2020
Beranda / Featured / Saat Buya Hamka Di Penjara
deras.co.id

Saat Buya Hamka Di Penjara

Ustadz Tengku Zulkarnain menceritakan tentang kisah Buya Hamka di penjara.

Buya Hamka itu di penjara rezim Bung Karno hampir 2 tahun. Tidak dikasih minum di penjara, sampai Buya Hamka terpaksa minum air kencing.

Setelah bebas, suatu hari ajudan Bung Karno datang menemuinya, mengabarkan kalau Bung Karno baru saja meninggal dunia.

Sang ajudan membawa surat wasiat dari Bung Karno yang ditujukan kepada Buya Hamka. Dalam suratnya Bung Karno meminta agar Buya Hamka mau mensholatkan jenazahnya ketika wafat.

Walaupun Buya Hamka telah didzolimi oleh Bung Karno, namun Buya Hamka mau mensholatkan jenazahnya.

Bung Karno dan Buya Hamka sebetulnya awalnya merupakan sahabat.

Dua tokoh ini sudah saling mengenal sebelum Kemerdekaan Indonesia. Hamka pernah mengunjungi Bung Karno di Bengkulu saat diasingkan kedaerah tersebut pada 1938-1942.

Bung Karno dan Hamka juga pernah bertemu di beberapa acara Muhammadiyah, maklum Hamka dikenal sebagai salah satu tokoh organisasi itu, sementara Bung Karno sejak remaja memang bersinggungan dengan Muhammadiyah.

Bahkan, Rahmad Said menuliskan dalam buku tersebut, Bung Karno sendiri yang mengajak Hamka untuk Hijrah dari Medan ke Ibukota Jakarta pada 1946. Ajakan itu sempat tertunda karena adanya agresi pertama 1947. Namun kemudian Hamka benar-benar datang ke Jakarta pada 1949 setelah Bung Karno mengunjungi di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

“Karena kealiman dan luasnya ilmu Hamka, Bung Karno tak segan-segan meminta sahabatnya itu untuk ceramah di Istana Merdeka. Sejumlah acara besar kenegaraan terkait hari besar Agama pun pernah dipimpin oleh Buya Hamka,” seperti dikutip dalam buku Ensiklopedia ke Islama Bung Karno.

Namun seiring memanasnya kondisi politik kala itu, hubungan kedua tokoh Nasional itu sempat merenggang. Hal itu tidak lepas dari pengaruh PKI yang mulai memperalat secara politik posisi Bung Karno, dan Hamka saat itu aktif di Masyumi, partai yang paling di benci oleh PKI.

Puncaknya saat Buya Hamka di tangkap dan dipenjara atas tuduhan dugaan keterlibatan percobaan pembunuhan terhadap Bung Karno dan Menteri  Agama saat itu.

“Pada tanggal 27 Januari 1964, bertepatan dengan awal bulan ramadhan 1383 H, kira-kira pukul 11 siang, Hamka di jemput di rumahnya, ditangkap dan dibawa ke Sukabumi. Hamka dituduh melanggar UU Anti-Subversif Pempres No.11. Atas dugaan terlibat dalam uapaya pembunuhan Soekarno dan Menteri Agama saat itu, Syaifuddin Zuhri,” tulis Rahmad Said.

Meski begitu, Hamka yang pernah di penjara itu tidak pernah menyimpan dendam terhadap Bung Karno. Justru sebaliknya, Hamka lah yang mengimami sholat jenazah Bung Karno ketika wafat.

Kisah tersebut terekam jelas saat Kafrawi, Sekjen Departemen Agama dan Mayjen soeryo, ajudan presiden Soeharto, datang ke rumah Hamka membawa pesan dari keluarga Soekarno pada 16 Juni 1970. Pesannya, Buya Hamka dengan sangat hormat diminta mengimami sholat jenazah Soekarno.

 

Baca Juga

deras.co.id

Peringati Hakteknas, Pemerintah Luncurkan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial 2020-2045

Jakarta, Pemerintah Indonesia menerbitkan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Kecerdasan Buatan, Artificial Intelligence) bertepatan dengan Hari …