Tuesday , June 15 2021
Beranda / Featured / Saksi Kunci Kasus Jaksa Pinangki Dikabarkan Meninggal Dunia, Penyelidikan Terus Berlanjut
deras.co.id

Saksi Kunci Kasus Jaksa Pinangki Dikabarkan Meninggal Dunia, Penyelidikan Terus Berlanjut

[DERAS.CO.ID— Penyidikan kasus dugaan suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari terus dikebut Kejaksaan Agung (Kejagung). Kini, berkas penyidikannya tengah diteliti penuntut umun.

Jika lengkap, Pinangki akan segera disidang. Apabila belum, penyidik akan melengkapi.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa puluhan saksi untuk menyingkap kasus ini.

Namun ditengah proses penyidikan, muncul kabar saksi kunci Jaksa Pinangki meninggal dunia. Saksi kunci yang diduga meninggal tersebut merupakan penghubung Jaksa Pinangki dengan Djoko Tjandra.

“Ini baru saya selidiki, karena ada indikasi yang bersangkutan (penghubung Pinangki dengan Djoko Tjandra) meninggal. Meninggal orangnya. Baru saya pastikan benar meninggal enggak ini,” ujar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) kejagung, Ali Mukartono, kepada wartawan Kamis, (3/9/2020).

Meski demikian, Ali enggan menyebut siapa nama penghubung yang diduga meninggal. Namun yang pasti kata Ali, orang tersebut merupakan ketua tim Pinangki.

“ini katanya ketua tim loh. Penghubung ini lagi kita cari ini,” ucapnya.

Saksi kunci kasus Jaksa Pinangki Sirna Malasari yang meninggal dunia akhirnya terungkap. Saksi tersebut merupakan adik ipar Djoko Tjandra yang bernama Heriadi.

Pengacara Djoko Tjandra, Krisna Murti, mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menyebut Heriadi meninggal karena Covid-19.

“Beberapa bulan lalu dia (Heriadi) meniggal kena Covid-19, sekitar 3 bulan lalu,” ujar Krisna kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Saksi Kunci Aliran Dana Djoko Tjandra Meninggal, Kejagung: Ada Alat Bukti Lain

Meninggalnya saksi kunci aliran suap terpidana Djoko Tjandra kepada Jaksa Pinangki Sirna Malasari tidak akan menghambat proses penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan meski saksi kunci sudah meninggal dunia, tak menggangu proses penyidikan, karena tim penyidik akan mencari alat bukti lain dengan memeriksa saksi-saksi.

“Enggak (jadi kendala), karena ada alat bukti lain. (Periksa saksi) untuk cari bukti lain,” kata Febrie di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (3/9/2020).

Saat ini pihaknya masih mencari saksi lain dalam rangka pengembangan penyidikan untuk menjerat tersangka lain yang terlibat aliran dana dari Djoko Tjandra untuk pengurusan fatwa di MA agar terbebas dari hukuman

Tim penyidik pidsus, kata Febrie, akan menelusuri aliran dana dari Djoko Tjandra melalui saksi kunci atau sosok penting sebelum sampai ke tangan Jaksa Pinangki. Saksi kunci itu disebut-sebut sebagai adik ipar Djoko Tjandra dan pengusaha atau swasta.

“Kita telusuri ini sebenarnya aliran dananya melalui siapa ke Pinangki,” ujar Febrie.

Ia menegaskan saksi kunci dan juga Ketua Tim tersebut sebagai penghubung aktif aliran dana Djoko sebesar 500 USD atau Rp 7,5 miliar ke sejumlah tersangka saat ini, yakni Jaksa Pinangki dan Andi Irfan Jaya.

“(Aliran dana Djoko Tjandra) salah satunya ada yang melalui indikasi (saksi kunci) yang sudah meninggal tadi,” tegasnya.

(Sumber: Kumparan, Akurat)

Baca Juga

deras.co.id

Pemkab Deiyai Terus Lakukan Penyuluhan Covid-19 Di Tiga Distrik

Deiyai, Pemerintah Kabupaten Deiyai Provinsi Papua yakni Rumah Sakit Umum Daerah Deiyai terus melakukan penyuluhan …