Thursday , September 24 2020
Beranda / Berita / Cuma Digaji 150 Ribu, Guru Honorer Ini Tetap Semangat ‘Home Visit’ Siswanya yang Tak Punya Gawai
deras.co.id
Pramesti Utami, Guru honorer di Kecamatan Semin, Gunungkidul, mengajar siswanya yang tidak memiliki gawai dan kuota internet. (Foto:Kismaya Wibowo)

Cuma Digaji 150 Ribu, Guru Honorer Ini Tetap Semangat ‘Home Visit’ Siswanya yang Tak Punya Gawai

Gunung kidul, Guru honorer di Kecamatan Semin, Gunungkidul, Pramesti Utami, mengaku prihatin dengan sejumlah siswanya yang tidak memiliki gawai dan kuota internet untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Tak ingin siswanya tidak mendapatkan pendidikan yang layak karena kendala sinyal dan tidak memiliki gawai, dia pun memilih untuk mengajar dengan mendatangi langsung rumah siswanya.

“Meski status saya hanya guru honorer namun saya memilih untuk mengajar siswa saya dengan mendatangi langsung siswa yang ada,” Kata Pramesti Utami, Senin (31/8/2020).

Dalam mengajar dari rumah, Pramesti mengaku dapat mendatangi siswanya 2-3 kali dalam waktu satu Minggu.” Jadi saya bisa memantau para siswa saya apakah benar benar belajar atau tidak,” Ungkapnya.

Pramesti Utami menerangkan, saat ini dirinya tercatat sebagai guru honorer di SDN Candirejo 2 dengan memperoleh honor sebesar Rp150.000 perbulan.

“Meski hanya dibayar segitu saya tidak apa apa yang penting siswa saya dapat pendidikan yang layak,” ungkapnya.

Kendala belajar dari rumah tak hanya terjadi pada jaringan internet maupun ketersediaan gawai, para orang tua siswa yang ada mengaku penerapan belajar dari rumah sering kali dirasa tidak efektif sebab siswa cenderung bermain gawai seharian penuh dari pada aktivitas belajar.

Salah satu orang tua siswa, warga Dusun Wareng, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Sri Maryanti mengatakan, semenjak penerapan belajar dari rumah, pihaknya harus menyediakan waktu ekstra agar dapat mengawasi anaknya yang belajar.

“Sehingga waktu saya yang bisa digunakan untuk mengurusi rumah malah saya gunakan untuk mengawasi anak belajar,” terangnya.

Sumber: sindonews.com

Baca Juga

deras.co.id

Memandikan Jenazah Tak Sesuai Syariat, Umat Islam Ultimatum RS Djasemen Saragih Siantar

Menyikapi peristiwa penanganan jenazah yang dilakukan RS. Djasemen Saragih Kota Pematang Siantar yang menimbulkan polemik …