Thursday , November 26 2020
Beranda / Berita / Prediksi Jitu Bill Gates Soal Vaksin Pfizer Terbukti, Konspirasikah?
deras.co.id
Ilustrasi. Vaksin corona yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech menggunakan teknologi pengembangan rekayasa genetik mRNA. (AP/Virginia Mayo)

Prediksi Jitu Bill Gates Soal Vaksin Pfizer Terbukti, Konspirasikah?

Hasil awal uji klinis ketiga vaksin Corona besutan Pfizer disebut 90% efektif mencegah COVID-19. Hal itu sesuai dengan apa yang diramalkan oleh Bill Gates beberapa waktu yang lalu.

Efektivitas vaksin hingga 90 persen pada vaksin Pfizer berdasarkan analisis sementara pada 94 peserta dalam uji coba pengembangan vaksin COVID-19. “Hari ini adalah hari yang luar biasa bagi sains dan kemanusiaan,” kata Albert Bourla, ketua dan kepala eksekutif Pfizer, dalam sebuah pernyataan.

Bill Gates yang memang aktif dalam dunia vaksin melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation, beberapa waktu lalu sudah menyinggung bahwa Pfizer punya peluang kuat menghadirkan vaksin Corona pertama yang efektif.

“Pfizer punya peluang bagus untuk menjadi salah satu yang pertama, mereka adalah perusahaan vaksin yang sangat berpengalaman dan merancang studinya dengan sangat baik,” ucap Gates pada akhir Oktober.

Pernyataan senada ia sampaikan pada kesempatan sebelumnya. “Satu-satunya vaksin yang jika semuanya berjalan dengan sempurna, mungkin akan meminta lisensi penggunaan darurat pada akhir Oktober, adalah Pfizer,” ucap Bill Gates pada pertengahan September 2020.

Tentu keakuratan prediksi Bill Gates adalah berdasarkan pengetahuannya karena aktif berkecimpung dan memantau pembuatan vaksin, baik vaksin Corona mapun yang lainnya. Yayasan Bill & Melinda Gates Foundation juga banyak memberikan donasi agar vaksin Corona yang efektif bisa cepat tersedia.

Teori konspirasi pun muncul bahwa Bill Gates adalah pemilik Pfizer dan mereka yang anti vaksin mengaku tidak akan mau diberi vaksin Corona tersebut. “Dari Bill Gates yang tidak bisa menghapuskan virus dari komputernya? Aku lebih akan mengandalkan sistem imun dari Tuhan,” tulis seorang netizen di Twitter.

Namun demikian, Bill Gates bukanlah pemilik Pfizer, walau benar bahwa yayasannya pernah memberikan pendanaan pada Pfizer. Misalnya pada September 2016, yayasan Bill Gates memberikan dana USD 16 juta pada Pfizer untuk pengembangan vaksin Group B streptococcus (GBS).

Yayasan Bill & Melinda Gates Foundation kabarnya juga punya saham di Pfizer dengan jumlah yang tidak diketahui. Menurut pemberitaan Motley Fool, yayasan itu pertama kali membeli saham di Pfizer pada tahun 2002, jadi bukan baru-baru ini dan tidak berhubungan dengan pandemi Corona.

“Yayasan berinvestasi pada Pfizer untuk memperluas akses pada kontrasepsi milik perusahaan farmasi ini untuk memberikan opsi terjangkau pada para wanita di negara berkembang,” tulis yayasan Bill Gates, Bill & Melinda Gates Foundation, di websitenya.

Pfizer sendiri adalah salah satu perusahaan farmasi paling besar di dunia dengan 88 ribu karyawan dan selama ini punya rekam jejak yang baik di dunia kesehatan.

Sumber: detik.com

Baca Juga

deras.co.id

Peringati HUT ke-49 Tahun, KORPRI Asahan Gelar Gowes & Donor Darah

Untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang jatuh …