Thursday , November 26 2020
Beranda / Berita / Video Viral 2 TNI Dihukum Gegara Sambut HRS, Fadli Zon Membela
deras.co.id
Video Serda BDS dan Kopda Asyari sambut Rizieq Shihab yang viral di media sosial.

Video Viral 2 TNI Dihukum Gegara Sambut HRS, Fadli Zon Membela

Jakarta, Ini lah efek video viral Serka BDS dan Kopda Asyari Tri Yudha menyambut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Serka BDS mengunggah video bernyanyi menyambut kepulangan Rizieq Shihab ke tanah air. Sementara Kopda Asyari Tri Yudha mengunggah video berseru menyebut ‘Kami bersamamu Imam Besar Habib Rizieq Shihab’ saat di dalam truk TNI AD menuju Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa (10/11/2020).

Menanggapi viralnya video anggota TNI AU itu, Kadispen TNI AU Marsma Fajar Adriyanto angkat bicara. Ia mengatakan pihaknya tengah menyelidiki video yang telah beredar luas tersebut.

Fajar memastikan prajurit TNI AU yang bernyanyi tentang kepulangan Rizieq Shihab itu akan diberikan sanksi. Namun demikian, Fajar tak menjelaskan terkait sanksi yang akan dikenakan.

“Hari ini masih dalam tahap penyidikan, yang jelas akan diberi sanksi karena dia melanggar perintah pimpinan,” kata Fajar pada Rabu (11/11/2020).

Walau begitu, Fajar tidak mengungkapkan lebih rinci soal identitas prajurit TNI AU itu, baik nama jelas maupun asal kesatuannya. Ia hanya menekankan POM TNI dan Intel masih menyidik kasus itu.

“Saat ini sedang disidik sama POM dan Intel,” ucap Fajar.

Lebih lanjut, Fajar mengatakan, pihak TNI AU tidak melarang prajuritnya untuk bermain media sosial apapun. Namun, ia meminta agar mereka mematuhi aturan, karena TNI memiliki aturan tersendiri.

“Saya imbau kepada prajurit TNI AU, silakan bermedsos. Namun, ikuti aturan yang sudah berlaku, sebab, ada aturan tersendiri untuk anggota TNI untuk bermedsos itu apa yang harus dilaksanakan, ucap Fajar.”

Menurut Fajar, aturan itu sudah final. Sebab, itu merupakan perintah langsung dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Ini sesuai dengan perintah Panglima dan Kepala Staf TNI AU. Ikuti itu saja, sudah beres,” kata Fajar.

Di bagian lain, Kapendam Jaya Kolonel Inf Refki Efriandana Edwar dikutip dari situs resmi KOdam Jaya, Rabu (11/11/2020) menjelaskan prajurit TNI AD yang berseru di dalam truk itu atas nama Kopda Asyari Tri Yudha anggota Kompi A Yonzikon 11 Kodam Jaya.

“Tergabung dalam tugas pengamanan objek vital Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Refki.

Saat itu, Refki mengatakan Kopda Asyari sedang berangkat dari Satuan Yonzikon 11 Matraman Jakarta Pusat, menggunakan truk militer NPS dan duduk di bagian belakang truk bersama rekan-rekannya.

Sekira pukul 10.00 WIB saat melintas di Jalan Jatinegara, Jakarta Timur, Kopda Asyari merekam video dan memberikan komentar tentang tugas yang berbeda dari tugas yang diberikan oleh komando, untuk pengamanan obyek vital nasional Bandara Soekarno Hatta.

Menurut Refki, dalam tata kehidupan militer, tindakan Kopda Asyari tersebut bertentangan dengan hukum, sebagaimana diatur dalam pasal 8 huruf a UU 25/2014 tentang Hukum Disiplin Militer.

“Akan dijatuhi sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya,” tutur Refki.

Dikritik Fadli Zon

Kasus ini mendapat kritikan keras Politisi Partai Gerindra Fadli Zon. Dalam pandangan Fadli Zon, tidak masalah jika ada anggota TNI yang bersimpati kepada seorang ulama besar seperti HRS. Apalagi, selama ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) selalu baik terhadap ulama, kiyai, habaib, dan tokoh-tokoh agama.

Fadli Zon meminta TNI untuk tidak memperlakukan prajurit TNI tersebut seperti layaknya pelaku kriminal.

“Jgn perlakukan prajurit tsb spt kriminal. @Puspen_TNI @_TNIAU @tni_ad,” ujar Fadli Zon melalui akun twitternya, Kamis (12/11/2020) pagi ini.

Inilah cuitan Fadli Zon di akun twitternya.

@fadlizon: Apa salahnya klu ada prajurit TNI simpati atas kedatangan ulama besar Habib Rizieq Syihab dr Saudi Arabia stlh 3,5 th?

Jgn mengirim pesan salah pd publik. TNI selalu baik dg ulama, kyai, habaib n tokoh2 agama. Jgn perlakukan prajurit tsb spt kriminal. @Puspen_TNI @_TNIAU @tni_ad.

Berikut penjelasan dua video yang viral tersebut:

Bernyanyi Sambut HRS

Sebuah video berdurasi 25 detik memperlihatkan seorang anggota TNI AU bernyanyi menyambut kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Saat bernyanyi, prajurit tersebut mengenakan seragam lengkap TNI AU, termasuk baret.

Pada bagian wajah sang prajurit, ada masker yang menggantung. Tapi hanya sampai dagu, tak menutupi mulut dan hidung.

Sambil menghadap kamera yang diduga dari telepon seluler, prajurit TNI AU itu mulai bernyanyi.

“Marhaban pemimpin FPI Allah, Allah, disambut prajurit TNI Allah Allah, marhaban alan wasahlan, marhaban Habib Rizieq Syihab, takbir Allah huakbar,” kata prajurit tersebut.

Video itu lantas viral setelah diunggah ke media sosial Twitter sejak Selasa (10/11/2020). Ada banyak akun Twitter yang mengunggah ulang video tersebut.

Berseru Sambut Rizieq Shihab

Sebelumnya, kasus serupa juga dialami pada prajurit TNI AD, Kopda Asyari Tri Yudha. Kopda Asyari diketahui sempat mengambil gambar atau merekam video sembari memberikan komentar.

“On the way bandara, persiapan pengamanan Imam Besar Habib Rizieq Shihab. Kami bersamamu Imam Besar Habib Rizieq Shihab. Takbir. Allahu Akbar,” kata prajurit TNI AD itu.

Kalimat ‘Kami bersamamu Imam Besar Habib Rizieq Shihab’ itu diucapkan di depan prajurit lain yang duduk di truk.

Seperti diketahui, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab diketahui telah kembali ke Tanah Air pada Selasa, 10 November 2020 setelah kurang lebih 3 tahun berada di Arab Saudi.

Habib Rizieq mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa pagi setelah pesawat yang ditumpanginya lepas landas dari Bandara King Abdul Azis Arab Saudi pada Senin (9/11/2020).

Kepulangan Rizieq Shihab itu disambut ribuan simpatisannya yang sudah menunggu kedatangannya di Bandara Soekarno-Hatta maupun markas FPI di Petamburan, Jakarta.

Sumber: tribunnews.com

Baca Juga

deras.co.id

Berpotensi Dipidanakan, Kerumunan Massa HRS Di Bogor Kini Berstatus Penyidikan

Bandung, Polda Jabar telah mengklarifikasi sejumlah pihak berkaitan acara kerumunan peletakan batu pertama yang dihadiri Habib …