Thursday , November 26 2020
Beranda / Berita / Beda Nasib Kerumunan Jakarta dan Kerumunan Solo, Viral #62DaruratKeadilan
deras.co.id
Dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi dalam kampanye anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. (Foto:inews)

Beda Nasib Kerumunan Jakarta dan Kerumunan Solo, Viral #62DaruratKeadilan

Jakarta, Polemik kerumunan kegiatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang berujung terhadap pemberhentian dua Kapolda dan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih ramai diperbincangkan dalam sosial media. Meski tagar #AniesForPresidenRI2024 masih bertahan dipuncak trending, warganet kembali meramaikan tagar #62DaruratKeadilan.

Tagar itu mayoritas berisi perbedaan penegakan hukum yang dilakukan bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19 atau kegiatan yang berujung pada kerumunan pada masa pandemi. Seperti kerumunan yang terjadi pada Pilkada Serentak. Dimana, Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabumi yang mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo tidak ditindak meski membuat kerumunan pada masa pendaftaran beberapa waktu lalu.

Kabayan dengan akun @Andiretaks misalnya. Dia menuliskan Tweet “Anies Baswedan yang dipanggil kepolisian berkenaan kerumunan massa saat peringatan Maulid & acara pernikahan di kediaman HRS. Di sisi lain, sejumlah kepala daerah lain sama sekali tak ditindak usai wilayahnya terjadi kerumunan massa. #62DaruratKeadilan,” seperti yang dikutip pada Rabu (18/11/2020).

Kemudian Khaira_Halmahera dengan akun @K_h_a_i_r_a yang menuliskan,”Tidak Hanya HRS, Aparat Juga Harus Tegas terhadap Putra Jokowi Gibran. #62DaruratKeadilan #62DaruratKeadilan”.

Tagar #62DaruratKeadilan yang muncul sejak Pukul 14.30 WIB sudah diretweet 4.527 pada pukul 15.30 WIB.

Sumber: sindonews.com

Baca Juga

deras.co.id

Bupati Asahan Sampaikan Jawaban Pandangan Umum APBD 2021

Pjs. Bupati Asahan memberikan jawaban atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Asahan terhadap Nota Keuangan …