Beranda / Berita / Peneliti Muda SMA YPSA Bawa Pulang 3 Medali Emas IYIA 2020 INNOPA
deras.co.id

Peneliti Muda SMA YPSA Bawa Pulang 3 Medali Emas IYIA 2020 INNOPA

Delegasi tim peneliti dari ekskul penelitian NICE CLUB SMA YPSA kembali berhasil meraih medali dalam ajang “INTERNATIONAL YOUNG INVENTORS AWARD 2020” yang diselenggarakan oleh INDONESIAN INVENTION AND INNOVATION PROMOTION ASSOCIATION (INNOPA) dari tgl 27-29 November 2020 secara daring Yang diikuti 345 team dari 15 negara.

Hal ini disampaikan Kepala SMA YPSA Dahliana usai mendapatkan hasil keputusan juri pada Senin 30 Desember 2020.

Dahliana mengatakan bahwa tim pertama SMA YPSA yang meraih medali Emas kategori International business plan competition atas nama Naaila Azzahra Putri, Jauza Barizky Siregar, Jihan Afizah, Cut Keysha Anata Mustika, Najwa Hazhiyah Kesuma, dengan inovasi Healthy BOBA.

Healthy Boba merupakan inovasi minuman bubble tea dengan topping boba sehat berbahan dasar bunga telang dan teh chamomile. Bunga telang memiliki banyak manfaat, diantaranya untuk kesehatan jantung, mencegah diabetes, menghilangkan depresi, dan meningkatkan daya ingat. Sedangkan teh chamomile memiliki manfaat untuk menurunkan kadar gula darah bagi penderita diabetes”, papar Dahliana.

Dahliana melanjutkan, “tim kedua SMA YPSA yang meraih medali Emas kategori International paper competition dan Beasiswa dari BINUS ASO SCHOOL OF ENGINEERING, Binus university, atas nama Diva fitri syahdean dan Liza chairiah dengan inovasi Electromagnetic Application on Parking Levels”.

“Inovasi ini berawal dari tempat parkir konvensional umumnya menggunakan lebih banyak lahan tetapi hanya dapat menampung lebih sedikit kendaraan, sehingga parkiran menjadi tidak efisien, untuk mengatasi masalah tersebut terdapat solusi berupa “Aplikasi Elektromagnet pada Parkiran Bertingkat“. Penelitian ini menggunakan penerapan gaya tolak antara elektromagnet dan magnet sebesar F (tolakan magnet) sebagai indeks terpenting dalam penelitian ini. Berdasarkan uji coba pada prototipe, F yang dihasilkan sebanding dengan besarnya tegangan listrik yang digunakan. Selain itu, nilai F yang dihasilkan harus lebih besar dari beban yang ditanggung. Untuk meminimalkan pengaruh negatif gelombang elektromagnetik, perisai elektromagnetik akan dipasang dengan menggunakan sistem ruang angkasa yang terbuat dari penghantar di sekitar magnet dan elektromagnet”, jelasnya kembali.

“Tim ketiga siswa SMA YPSA meraih Emas kategori International business plan competition, digawangi Nasywa Fatihah Adam Harahap, Clarissa Alfildzah Putri, Duta Razaq Suhoyo, Hafiz Hawari Lubis, dan Selly Rahmadiah Hasibuan dengan inovasi FROEMASK atau Friendly Aloevera Mask“, Dahliana menambahkan.

“Froemask adalah sebuah masker yang didesign khusus dengan menggunakan kain lapis filter yang bisa dicuci dan terdapat aroma aloe vera didalamnya, manfaat yang bisa dirasakan adalah abu atau virus tidak gampang masuk, sebagai perelaksasi disaat stress, baik untuk kesehatan paru-paru dan pastinya ramah lingkungan”, ujarnya kembali.

Tim keempat siswa SMA YPSA meraih medali Perak kategori International business plan competition ini diisi oleh Putri Andira Seruni, Khorirah Nur Auliah, Tisya Putri Dewanti, Desista Rizka Hasana, Aulia Nur Adinda dengan inovasi BONBON HAND SOAP.

Bonbon Handsoap adalah sabun yang terbuat dari bahan alami tanpa mengandung SLS (sodium lauryl saulfate) sehingga melindungi kulit dari iritasi.

“Kami ucapkan terimakasih atas doa dan dukungannya dari Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak., M.M. dan Umi Hj.Rahmawaty Sofyan Raz serta bapak ibu guru pimpinan. Semoga dari kemenangan ini bisa menjadi motivasi Kami untuk terus memberikan hasil Yang terbaik untuk event selanjutnya”, akhiri Dahliana.

Baca Juga

deras.co.id

Nadiem Lanjutkan Bantuan Subsidi Kuota Pelajar Tahun 2021

Jakarta, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupaya meringankan beban satuan pendidikan dalam menghadapi pandemi dan …