Sunday , April 11 2021
Beranda / Berita / Genose C19 Resmi Beredar Dipasaran, Segini Harganya
deras.co.id
Sebagian alat GeNose UGM yang di-display di pusat produksi UGM Science Techno Park Sleman Yogyarta, Selasa 5 Januari 2021. Tempo/Pribadi Wicaksono

Genose C19 Resmi Beredar Dipasaran, Segini Harganya

Universitas Gadjah Mada (UGM) telah resmi memiliki izin edar dan pemasaran dari alat skrining COVID-19 yang dinamai GeNose. Saat ini, GeNose akan dipakai oleh sejumlah instansi pemerintahan sebagai alat skrining COVID-19.

Direktur Direktorat Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM, Hargo Utomo mengatakan jika ada antusiasme masyarakat untuk memakai GeNose sebagai alat skrining COVID-19 karena dinilai hasilnya akurat dan tak sakit saat pengambilan sampel.

Hargo menjabarkan karena antusiasme ini, ada pihak yang justru mengambil keuntungan dari GeNose. Utamanya tentang penetapan harga jual di pasaran yang beragam.

Hargo menerangkan bahwa ada pihak yang menjual GeNose di salah satu situs jual beli online belum lama ini. Hargo menuturkan harga yang ditawarkan pun lebih mahal dibandingkan harga resmi GeNose.

“Di sana terlihat GeNose dijual dengan harga beragam. Ada yang Rp75 juta, Rp80 juta bahkan mencapai harga Rp90 juta,” kata Hargo, Selasa 2 Februari 2021.

Hargo menegaskan distribusi GeNose sudah dikelola oleh PT. Swayasa Prakarsa. Saat ini telah ada 3 distributor resmi GeNose C19 dan menyusul 3 distributor lainnya.

Hargo memaparkan bahwa pihaknya telah menetapkan jika Harga Eceran Tertinggi (HET) GeNose sebesar Rp62 juta per unit. Harga ini disebut oleh Hargo sebagai HET sebelum dikenai pajak.

“Harganya sudah ditentukan dan tidak diperbolehkan menjual di atas harga tersebut,” tegas Hargo.

Hargo berharap agar masyarakat berhati-hati dan waspada dengan tawaran untuk membeli GeNose selain melalui distributor resmi yang ditunjuk. Saat ini, GeNose juga belum ditawarkan melalui situs belanja online.

Hargo yang juga mewakili UGM Science Techno Park menambahkan pemasaran GeNose C19 saat ini diprioritaskan untuk penanggulangan COVID-19 pada layanan kesehatan, rumah sakit, layanan publik, pemerintahan, sekolah, pesantren, kampus dan perusahaan maupun industri.

“Dalam tahap ini belum diprioritaskan untuk skala rumah tangga atau perseorangan,” kata Hargo.

Sumber: viva.co.id

Baca Juga

deras.co.id

YPSA Berbagi Untuk Sesama, Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Sekitar

YPSA dan Raz Group bagikan paket sembako secara langsung kepada masyarakat kelurahan Tanjung Rejo yang …