Sunday , April 11 2021
Beranda / Berita / Warga Meninggal Sepekan Divaksinasi, Dinkes Sulsel Terjunkan Tim Investigasi
deras.co.id

Warga Meninggal Sepekan Divaksinasi, Dinkes Sulsel Terjunkan Tim Investigasi

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menurunkan tim investigasi. Tim akan mencari informasi menyusul salah seorang warga Kabupaten Takalar, Sulaiman Daeng Tika, 50, meninggal dunia setelah sepekan divaksinasi Covid-19 di aula kantor PLN Gardu Induk Daya, Kota Makassar, Senin (15/3).

”Sedang diinvestigasi kasus ini. Kita tunggu saja hasilnya,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulsel Nurul A.R. seperti dilansir dari Antara, Selasa (23/3) malam.

Dia mengatakan, tim Komite Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), yang merupakan tim independen, akan mengumpulkan seluruh laporan dan bukti pendukung lain, apa musabab warga tersebut sampai meninggal dunia.

”Kita tunggu saja laporan resminya dari hasil investigasi tim Tim Komda dan Komnas KIPI, karena tim ini independen yang mengaudit kasus-kasus tersebut,” tutur Nurul.

Saat ditanyakan jenis vaksin apa yang disuntikkan, menurut dia, vaksin itu jenis Sinovac. Vaksin itu digunakan pada semua vaksinasi masal di berbagai titik di Sulsel.

Mengenai dengan tanggal kedaluwarsa pada vaksin itu, dia menegaskan, masa batas berlakunya masih lama.

Sebelumnya, Sulaiman Daeng Tika, 50 tahun diketahui bekerja sebagai pegawai kontrak di lingkup PLN dan dinyatakan meninggal dunia pada Senin (22/3) di salah satu rumah sakit di Makassar, setelah dirujuk dari Puskesmas Takalar.

Putra almarhum, Mahmud saat dikonfirmasi mengatakan, dua hari usai disuntik, tepatnya Rabu (17/3), ayahnya merasakan demam hingga mengeluh ngilu seluruh badan, hingga merasakan agak sesak napas. Bahkan pada Jumat (19/3) karena demam belum sembuh lalu meminta izin di kantornya untuk istirahat.

”Demamnya kadang naik dan kadang turun. Selama ini di rumah terus. Karena bapak tidak tahan, lalu Senin (22/3) pergi berendam di pinggir pantai, supaya bisa turun panasnya, tapi malah tambah lemas, lalu kami bawa ke puskesmas, terus dirujuk ke rumah sakit di Makassar,” tutur Mahmud.

Saat ditanya, apakah selama ini almarhum punya penyakit bawaan, menurut Mahmud, tidak ada. Tapi belum diketahui pasti karena tidak pernah mengeluh sakit. Setelah divaksin baru terlihat sakit.


Sumber: jawapos.com

Baca Juga

deras.co.id

YPSA Berbagi Untuk Sesama, Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Sekitar

YPSA dan Raz Group bagikan paket sembako secara langsung kepada masyarakat kelurahan Tanjung Rejo yang …