Monday , September 27 2021
Beranda / Berita / Bikin Geram Lagi, Gubsu Tutup Sementara KCW Andalan Wali Kota Medan
deras.co.id
Gubsu Edy Rahmayadi bertemu Walkot Medan Bobby Nasution (Foto: dok. Diskominfo Sumut)

Bikin Geram Lagi, Gubsu Tutup Sementara KCW Andalan Wali Kota Medan

Medan, Pemko Medan menutup sementara kawasan Kesawan City Walk menjelang hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Kawasan wisata kuliner ini sempat dua kali bikin Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi geram.

Kesawan City Walk sendiri terletak di pusat Kota Medan. Ada sejumlah bangunan bersejarah seperti Rumah Tjong A Fie hingga Gedung London Sumatera yang ada di sekitar Kesawan City Walk, Jalan Ahmad Yani, Medan.

Keberadaan kawasan wisata kuliner di Kesawan ini menjadi salah satu program andalan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, dan selalu ramai sejak mulai diluncurkan. Keramaian serta jam tutupnya yang lewat dari batas aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat pandemi Corona menjadi pemicu Edy geram.

Berikut fakta-fakta kawasan Kesawan yang bikin Edy geram:

1. Masuk Program Prioritas Bobby

Penataan kawasan Kesawan sering disampaikan Bobby sejak masa kampanye. Setelah terpilih, dia mengatakan penataan kawasan Kesawan menjadi pusat wisata kuliner merupakan prioritasnya.

“Saya berharap, dari 15 ranperda ini ke depannya, apapun yang diusulkan ini sesungguhnya untuk bisa mencapai 5 target utama kami Pemerintah Kota Medan yakni di bidang kesehatan, kebersihan, perbaikan infrastruktur, bagaimana kawasan Kesawan bisa kita jadikan salah satu tempat terwujudnya cita-cita Kota Medan The Kitchen of Asia, dan permasalahan banjir yang harus kita selesaikan,” ujar Bobby dalam rapat di DPRD Medan, Senin (8/3).

Untuk mewujudkan program prioritasnya itu, Bobby juga telah memerintahkan anak buahnya membongkar bangunan ilegal di kawasan tersebut. Kawasan wisata kuliner Kesawan kemudian diluncurkan pada 28 Maret 2021. Bobby menamai kawasan ini sebagai ‘The Kitchen of Asia’.

2. Gubsu Edy Geram-Panggil Bobby soal Kesawan

Gubsu Edy setidaknya dua kali menegur Pemko Medan gara-gara masalah kawasan Kesawan. Menurut Edy, kawasan tersebut melanggar aturan soal PPKM.

Teguran pertama disampaikan Edy pada Senin (19/4/2021). Saat itu, Edy mengatakan akan memanggil Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait keramaian di kawasan Kesawan.

“Hari ini dirapatkan dengan Kota Medan, hal itu akan kita pertanyakan kenapa,” ucap Gubsu Edy di rumah dinas Gubernur, Medan.

Dia menilai kawasan Kesawan melanggar aturan PPKM karena tetap buka hingga pukul 24.00 WIB. Dalam aturan PPKM mikro yang dikeluarkan Edy, tempat usaha hanya boleh buka hingga pukul 21.00 WIB.

“Itu penyelenggaranya harus bertanggung jawab karena aturan sudah kita buat, aturan itu untuk dipatuhi,” tutur Edy.

3. Bobby Beri Penjelasan, Pastikan Kesawan Patuhi PPKM

Bobby memberi penjelasan ke Edy soal masalah Kesawan. Dia menegaskan jam tutup kawasan Kesawan bakal menyesuaikan dengan aturan PPKM.

Bobby mengatakan jam operasional di kawasan Kesawan berbeda saat akhir pekan. Dia mengatakan hal itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Medan Nomor 27 Tahun 2020.

Suasana Kesawan Medan pada Sabtu (17/4) malam

“Jam buka pada weekend itu kami mengikuti Perwal Nomor 27,” ucap Bobby di rumah dinas Gubsu, Medan, Rabu (21/4/2021).

Perwal yang dimaksud Bobby ini berisi tentang pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi virus COVID-19. Dalam Perwal itu dijelaskan tempat usaha buka hingga pukul 22.00 WIB pada Senin-Jumat. Sedangkan pada Sabtu, Minggu, dan libur buka hingga pukul 24.00 WIB.

Dia mengatakan pihaknya akan menyesuaikan aturan dengan Instruksi Gubernur Sumut tentang PPKM. Jam operasional di Kesawan akan berakhir hingga pukul 22.00 WIB meski di akhir pekan.

Bobby menegaskan para pedagang dan pengunjung bakal diawasi agar mematuhi protokol kesehatan selama berada di kawasan Kesawan. Dia juga mengatakan Kesawan City Walk menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi di masa pandemi.

“Faskes juga kita lengkapi, petugas terus berjaga. Pintu masuk kita awasi. Dan pedagang juga petugas di Kesawan sudah ikuti vaksinasi,” ujar Bobby.

4. Masih Langgar PPKM, Gubsu Kembali Geram

Wilayah Kesawan tetap diduga melanggar aturan PPKM Mikro yang mengharuskan tempat usaha untuk tutup pada pukul 22.00 WIB. Pada Sabtu (1/5/2021) yang lalu, pedagang-pedagang di wilayah Kesawan tetap buka hingga pukul 23.00 WIB.

Edy pun kembali menegur Pemko Medan soal kawasan Kesawan, Medan. Dia meminta jam tutup Kesawan mematuhi jam tutup sesuai aturan PPKM.

“Saya sudah sampaikan sama wali kota. Dia sudah diatur, sedang dikaji,” kata Edy di rumah dinas Gubsu, Medan, Senin (3/5/2021).

Edy mengatakan akan mengecek langsung kondisi kawasan Kesawan. Dia mengatakan akan membubarkan para pedagang dan pengunjung jika benar terjadi pelanggaran aturan PPKM.

“Nanti kita cek. Kalau tidak bisa diatur memang ini sudah ketentuan, melewati waktu ya kita bubarkan,” ucapnya.

5. Ditutup Sementara Jelang Lebaran

Pemko Medan menutup sementara kawasan Kesawan City Walk menjelang Lebaran. Penutupan sementara ini dilakukan di tengah sorotan Edy soal keberadaan Kesawan yang dinilainya melanggar aturan PPKM.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan sejumlah ruas jalan yang selama ini ditutup untuk Kesawan City Walk akan dibuka kembali seperti biasa dan seluruh pedagang tidak diperbolehkan berjualan.

Penutupan sementara dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya konsentrasi masyarakat di KCW, terutama yang datang dari kawasan Binjai, Deli Serdang dan Karo. Pemerintah sendiri memperbolehkan masyarakat di wilayah aglomerasi Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo untuk mudik Lebaran.

Wali Kota Medan Bobby Nasution saat berada di Kawasan Kesawan (Foto: Pemko Medan)

“Yang pasti, penutupan ini bukan karena ada dibilang KCW ada melanggar protokol kesehatan. Kita pastikan, masalah pengamanan protokol kesehatan kita perketat terus. Bahkan, perbaikan-perbaikan terus dilakukan, seperti membuat jarak antar pedagang, pembatasan jam operasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5/2021).

“Walau kita dibilang tutup jam 23.00 WIB, tapi sekarang jam 20.30 WIB sudah kita tutup pintu masuk ke KCW dan jumlahnya dibatasi tidak boleh lebih dari 350 orang yang masuk,” imbuh Bobby.

Pemko Medan juga bakal melakukan evaluasi dan perbaikan infrastruktur di kawasan Kesawan. Sejumlah ruas jalan yang selama ini ditutup mulai pukul 18.00-22.00 WIB akan dibuka kembali seperti biasanya.

“Jadi tidak benar penutupan ini dilakukan karena dianggap melanggar protokol kesehatan maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Penutupan sementara ini murni dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat fokus menjalani ibadah di penghujung Ramadhan,” jelas Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan selaku Person in Charge (PIC) KCW Benny Iskandar.

Sumber: detik.com

Baca Juga

Wakil Walikota Medan, H. Aulia Rachman, S.E. Apresiasi Pendidikan YPSA

DERAS.CO.ID – Kegiatan program ULAMA DAN UMARA BERBICARA kali ini bersama narasumber H. Aulia Rahman, …