Monday , September 27 2021
Beranda / Featured / Eko Yuli Irawan ” Anak Tukang Becak” Raih Mendali Perak Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020
Atlet Indonesia Eko Yuli Irawan bertanding dalam kompetisi angkat besi 61kg putra pada Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum di Tokyo pada 25 Juli 2021.

Eko Yuli Irawan ” Anak Tukang Becak” Raih Mendali Perak Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020

DERAS.CO.ID, Jakarta – Eko Yuli Irawan berhasil menyumbangkan medali perak untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo. Atlet 31 tahun itu merebutnya dari cabang angkat besi, Ahad, 25 Juli 2021.

Mendali emas diraih Li Fabin Lifter asal China dan mendali Perunggu direbut oleh Son Igor dari Kazakhstan.

Eko 31 tahun bersaing ketat dengan Li Fabin dalam upaya meraih gelar juara dikelas ini. Pada angkatan snatch, Li Fabin Lifter yang menjuarai kejuaraan dunia 2018 ini menempati posisi kedua dengan angkatan 137 kilogram.

Untuk angkatan snatch ini Eko kalah dari Li Fabin yang berhasil melakukan angkatan 141 kilogram. Posisi ketiga diraih Yoichi Itokazu yang berhasil menorehkan angkatan 133 kilogram.

Pada angkatan clean and jerk, Eko berhasil mengangkat beban 165 kilogram. Total angkatan keseluruhan yakni 302 kilogram, membuat Eko Yuli menyumbangkan mendali perak bagi Indonesia.

Eko Yuli mengatakan “Saya minta maaf karena masih belum bisa mempersembahkan emas untuk Indonesia, sebagaimana cita-cita saya.” tambahnya.

Lebih lanjut, lifter berusia 32 tahun ini memberikan pandangannya terhadap ketatnya perlawanan dari Li Fabin yang merebut medali emas.

Itu bisa dilihat dari upaya Eko setelah sukses melakukan angkatan pertama Clean and Jerk seberat 165kg.

Dia memutuskan menaikkan beban hingga 12 kg menjadi 177kg pada angkatan kedua.

Hanya saja, penampilan Eko belum membuahkan hasil hingga angkatan ketiga.

“Setelah sukses angkatan pertama Clean and Jerk 165kg, saya memang mengambil keputusan untuk menaikkan beban menjadi 172kg.

“Karena, pada angkatan Snatch, saya sudah selisih 4kg dengan Li Fabin.

“Keputusan itu harus saya ambil untuk membuka peluang meraih emas,” jelas lifter yang baru saja bertambah umur pada 24 Juli tersebut.

Tak lupa, Eko memberikan kemenangan medali perak ini kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungannya.

Peraih medali emas Sea Games 2019 itu juga memberikan prestasi ini kepada keluarganya.

“Medali perak ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Indonesia dan keluarga.” ungkapnya.

Dengan prestasinya meraih medali perak Olimpiade Tokyo 2021, Eko akan mendapat guyurah hadiah dari pemerintah Indonesia.

Sesuai yang dijanjikan, ia akan mendapat uang senilai Rp 2 milyar berkat sumbangan medali perak tersebut.

Kontingen Indonesia saat ini berada di peringkat 17 dalam perolehan medali Olimpiade Tokyo 2021.

Indonesia baru berhasil mengamankan 1 medali perak yang disumbangkan oleh Eko Yuli dan satu lagi dari Windy Cantika Aisiah.

Sebelumnya ada Windy Cantika Aisah yang mempersembahkan medali perdana kepada Indonesia dalam ajang Olimpiade Tokyo 2021.

Keberhasilan Windy meraih medali perunggu cabor angkat besi melambungkan namanya pada hari ini, Sabtu (24/7/2021).

Windy meraih medali perunggu angkat besi kelas 49 kg putri. Ia sukses mengangkat beban total 194 kg dengan rincian 84 kg snatch dan 110 kg clean & jerk.

Windy kalah unggul dari Chanu Saikhom Mirabai (India) yang mencatatkan 202 dengan rincian 87 kg snatch dan 115 kg clean & jerk dengan menyabet medali perak.

Adapun medali emas dipegang oleh lifter asal China, Hou Zhizui, yang berhasil mengangkat beban total 210 kg dengan rincian 94 kg snatch dan 116 kg clean & jerk.

Update Klasemen Medali Olimpiade Tokyo 2021, per Minggu (25/7/2021) pukul 15.50 WIB:

1. China: 5 emas, 1 perak, 3 perunggu

2. Jepang: 3 emas, 1 perak, 0 perunggu

3. Amerika Serikat: 2 emas, 2 perak, 8 perunggu

4. Korea Selatan: 2 emas, 0 perak, 2 perunggu

5. ROC: 1 emas, 2 perak, 1 perunggu

6. Australia: 1 emas, 1 perak, 1 perunggu

6. Italia: 1 emas, 1 perak, 1 perunggu

8. Tunisia: 1 emas, 0 perak, 2 perunggu

9. Austria: 1 emas, 0 perak, 0 perunggu

9. Ekuador: 1 emas, 0 perak, 0 perunggu

9. Hungaria: 1 emas, 0 perak, 0 perunggu

9. Iran: 1 emas, 0 perak, 0 perunggu

9. Kosovo: 1 emas, 0 perak, 0 perunggu

9. Thailand: 1 emas, 0 perak, 0 perunggu

17. Indonesia: 0 emas, 1 perak, 1 perunggu

Sumber : Tribun

Baca Juga

Wakil Walikota Medan, H. Aulia Rachman, S.E. Apresiasi Pendidikan YPSA

DERAS.CO.ID – Kegiatan program ULAMA DAN UMARA BERBICARA kali ini bersama narasumber H. Aulia Rahman, …