Monday , September 27 2021
Beranda / Featured / Kemenag Siapkan Bantuan Rp6,9 Miliar untuk Masjid dan Musholah

Kemenag Siapkan Bantuan Rp6,9 Miliar untuk Masjid dan Musholah

DERAS.CO.ID – JURNAL MEDAN – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan anggaran Rp 6,9 miliar untuk bantuan Masjid dan Musholah di daerah terdampak Covid-19 tahun anggaran 2021.

Dikutip dari laman kemenag.go.id, disebutkan total bantuan yang akan disalurkan sebesar Rp6,9 miliar. Bantuan tersebut terdiri dari Rp6,2 miliar bantuan untuk Masjid dan Rp700 juta bantuan untuk Musholah.

Direktur urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Agus Salim mengatakan bantuan operasional diperuntukkan untuk membantu penerapan protokol kesehatan.

“Misalnya untuk penyediaan protokol kesehatan 5 M seperti penyediaan sanitasi cuci tangan, masker, hand sanitizer, disinfektan dan alat pengukur suhu”, kata Agus Salim Minggu (29/8/2021)

Agus Salim mengatakan jika bantuan operasional juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rutin Masjid dan Musholah. “Termasuk untuk kebutuhan pembayaran listrik, air dan kebutuhan pembinaan keumatan yang dilakukan secara daring”, ujarnya.

Selain itu dana Rp6,9 miliar yang akan disalurkan juga bisa digunakan untuk stimulan bagi takmis Masjid dan Musholah.

“Bantuan operasional yang disalurkan dapat menjadi stimulan bagi takmir Masjid dan Musholah untuk melayani umat secara optimal di masa pandemi Covid-19”, ucapnya.

Pandemi telah menghalangi Masjid untuk melaksanakan kegiatan ibadah yang juga berdampak pada operasional Masjid dan Musholah.

“Pembatasan dan peniadaan sementara kegiatan peribadahan dan kewajiban penerapan prokes tentu berpengaruh terhadap beban operasional bagi takmir dan pengurus Masjid dan Musholah”, tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan nantinya tiap Masjid akan mendapatkan dana sebesar Rp20 juta. Sementara tiap Musholah akan mendapatkan Rp10 juta.

“Permohonan bantuan operasional Masjid dan Musholah selambat-lambat harus sudah dikirim tanggal 12 September 2021”, katanya.

Sementara itu kepala subdirektorat kemasjidan direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Abdul Syukur mengungkapkan takmir dan pengurus Masjid dan Musholah harus memenuhi beberapa syarat dan prosedur.

“Salah satu persyaratannya Masjid dan Musholah harus terdaftar pada Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama, memiliki rekening bank atas nama Masjid dan Musholah dan berada pada daerah yang terpapar Covid-19”, kata Abdul Syukur.

Berikut syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan operasional Masjid dan Musholah di daerah terdampak Covid-19 dari Kementerian Agama (Kemenag) tahun anggaran 2021.

1. Permohonan bantuan ditujukan kepada Menteri Agama melalui Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam/Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah

2. Rekomendasi pada SIMAS yang dikeluarkan oleh Kemenag setempat

3. Potocopy keputusan susunan kepengurusan

4. Rencana anggaran biaya

5. Surat pernyataan kebenaran dokumen yang ditandatangani ketua pengurus bermaterai cukup

Dokumen yang sudah disiapkan dalam bentuk file kemudian diunggah ke laman https://simas.kemenag.go.id/page/permohonanbantuan.

Baca Juga

Luhut Laporkankan Haris Azhar Gegara Gunung Emas Blok Wabu Harta Karun 207 T

DERAS.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, melaporkan Direktur Lokataru Haris …