Monday , September 27 2021
Beranda / Featured / OTT Bupati Probolinggo, Dipantau Sejak Minggu

OTT Bupati Probolinggo, Dipantau Sejak Minggu

DERAS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya anggota DPR Hasan Aminuddin sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan kepala desa, komisi anti rasuah itu  total menetapkan 22 tersangka dalam kasus itu.

“KPK menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam perkara ini”, kata wakil ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta selasa (31/8/2021) dini hari.

Rincian 22 orang tersangka yaitu 4 orang penerima suap dan 18 orang pemberi suap, 4 tersangka penerima suap yakni Puput Tantriana Sari, Hasan Aminuddin, Camat Krenjengan Doddy Kurniawan dan Camat Paiton Muhammad Ridwan.

Adapun 18 tersangka pemberi suap merupakan calon kepala desa yang juga ASN Pemkab Probolingggo yakni Sumarto, Ali Wafa, Mawardi, Mashudi, Maliha, Mohammad Bambang, Masruhen, Abdul Wafi, Kho’im, Akhmad Saifullah, Jaelani, Uhar, Nurul Hadi, Nuruh Huda, Hasan, Sahir, Sugito dan  Samsuddin.

Kasus itu merupakan hasil tangkap tangan atau OTT tim KPK yang digelar senin (30/8/2021) dini hari.

Wakil ketua KPK Alexander Marwata memaparkan kronologi operasi tangkap tangan terhadap Bupati Probolinggo dkk, “pada minggu 29 Agustus 2021 tim KPK menerima informasi dari masyarakat akan adanya dugaan terjadinya penerimaan sejumlah uang oleh penyelenggara negara”, kata Alexander dalam konferensi pers Selasa dini hari (31/8/2021).

Dalam informasi yang diperoleh KPK ada dugaan penyerahan uang dari Camat Krejengan, Doddy Kurniawan dan seorang pejabat kepala desa Krejengan Sumarto. Uang diduga akan diberikan kepada Hasan Aminuddin anggota DPR dari Nasdem yang juga suami Puput.

Saat ditangkap oleh tim KPK Doddy dan Sumarto membawa uang Rp 240 juta, uang ini berasal dari para calon pejabat kepala desa, selain itu mereka juga membawa proposal usulan nama para calon pejabat kepala desa. Proposal ini nantinya akan dibubuhi paraf oleh Hasan Aminuddin yang artinya sudah disetujui.

Pejabat kepala desa ini hanya mengisi sementara kursi yang kosong, Kabupaten Probolinggo baru akan menggelar pemilihan kepala desa pada 9 September. Alex mengatakan ada 252 kursi yang kosong.

Kemudian KPK juga menangkap Camat Paiton Muhammad Ridwan di kediaman pribadinya di wilayah Curug Ginting kecamatan Kanigarang Probolinggo. Dari penangkapan ini KPK menyita uang Rp 122,5 Juta, uang ini juga diduga berasal dari para calon kepala desa di wilayah Paiton.

Selanjutnya senin 30 Agustus 2021 tim KPK menangkap Hasan Aminuddin dan Puput di salah satu rumah yang beralamat di jalan Ahmad Yani Probolinggo. Total KPK menyita sejumlah uang Rp 362,5 juta dan dokumen dari rangkaian OTT Bupati Probolinggo.

Baca Juga

Wakil Walikota Medan, H. Aulia Rachman, S.E. Apresiasi Pendidikan YPSA

DERAS.CO.ID – Kegiatan program ULAMA DAN UMARA BERBICARA kali ini bersama narasumber H. Aulia Rahman, …