Thursday , October 28 2021
Beranda / Featured / 10 Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK

10 Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK

DERAS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka dan menahan 10 orang anggota DPRD Kabupaten Muara Enim karena diduga menerima uang Rp 50 juta sampai Rp 500 juta.

lembaga antirasuah itu menduga uang itu digunakan untuk pencalonan dalam pemilihan legislatif (pileg)

“Uang-uang tersebut diduga digunakan oleh para tersangka untuk kepentingan mengikuti pemilihan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim saat itu”, ujar wakil ketua KPK Alexander Marwata di gedung merah putih KPK Jakarta Selatan Kamis, (30/9/2021).

Alex Mengatakan meraka semua merupakan anggota DPRD Muara Enim aktif. Uang yang diterima para tersangka diduga sebagai uang tutup mulut agar pihak DPRD tidak mengganggu proyek yang dikerjakan Robi Okta Fahlefi (pemenang proyek) di pemerintah provinsi (pemprov) Muara Enim.

Total uang yang diterima ditaksir mencapai Rp 5,6 miliar. Uang itu diberikan secara bertahap, Alex menyebut beberapa tersangka menerima uang di rumah makan di Muara Enim.

Adapun asal partai 10 anggota DPRD Kabupaten Muara Enim periode 2019-2024 tersebut yakni:

  1. Indra Gani BS (PDIP)
  2. Ishak joharsah (PDIP)
  3. Ari Yoca Setiadi (Demokrat)
  4. Ahmad Reo Kusuma (Demokrat)
  5. Marsito (PPP)
  6. Mardiansyah (Nasdem)
  7. Muhardi (Hanura)
  8. Ftrianzah (Gerindra)
  9. Subhan (PBB)
  10. Piardi (PKB)

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan untuk kepentingan penyidikan, tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan para 10 tersangka untuk 20 hari ke depan terhitung sejak 30 september sampai 19 oktober 2021.

Empat tersangka yakni Indra Gani BS, Ari Yoca Setiadi, Mardiansyah dan Muhardi ditahan di rutan KPK kavling C1 berlokasi di gedung pusat edukasi antikorupsi KPK Jakarta.

Empat tersangka lainnya ditahan di rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur yakni Ishak Joharsyah, Ahmad Reo Kusuma, Marsito dan Fitrianzah.

Sementara dua tersangka lainnya ditahan di rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur yakni Subhan dan Piardi.

“Untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan rutan KPK para tersangka akan dilakukan isolasi mandiri pada rutan masing-masing”, ucap Alex.

Selain 10 Anggota DPRD di atas, KPK sebelumnya telah menetapkan enam tersangka dalam kasus tersebut.

Lima orang perkaranya telah berkekuatan hukum tetap yaitu

  1. Robi Okta Fahlefi dari pihak swasta
  2. Mantan Bupati Muara Enim Ahmad Yani
  3. Mantan Kepala Bidang Pembangunan jalan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas PURR Kabupaten Muara Enim Elfin MZ Muchtar
  4. Mantan Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Aries HB
  5. Mantan Plt Kadis PURR Muara Enim Ramlan Suryadi

Sementara satu orang yaitu Bupati Muara Enim nonaktif Juarsah saat ini perkaranya masi tahap persidangan di pengadilan tipikor Palembang.

*

Baca Juga

Menyambut Datangnya 12 Robiul Awal, Hari Lahirnya Manusia Paling Mulia Pemimpin Agung Nabi Muhammad SAW

DERAS.CO.ID – Sayidah Aminah berkata Ketika aku mengandung “Kekasihku” Muhammad SAW diawal masa kehamilanku yaitu …