Sunday , November 28 2021
Beranda / Featured / Penyebab Gagal Jantung di Usia Muda dan Kebiasaan Buruk Yang Merusak Jantung

Penyebab Gagal Jantung di Usia Muda dan Kebiasaan Buruk Yang Merusak Jantung

DERAS.CO.ID – Jakarta, Artis sinetron Hanna Kirana meninggal dunia karena mengalami gagal jantung. Hanna Kirana meninggal dunia pada usia 23 tahun. Kenali penyebab gagal jantung di usia muda seperti yang dialami Hanna.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Vito Damay menjelaskan gagal jantung adalah kondisi yang terjadi saat jantung tidak kuat memompa darah.

“Gagal jantung adalah kondisi di mana jantung ‘ngambek’ tidak kuat lagi memompa atau masih bisa ‘terpaksa’ memompa tapi dengan tekanan yang lebih tinggi atau usaha lebih berat”, kata Vito melalui sebuah unggahan di akun Instagramnya @doktervito.

Menurut Vito terdapat sejumlah penyebab gagal jantung di usia muda. Berikut penyebab gagal jantung:

Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung adalah gangguan yang terjadi pada katup jantung, jantung memiliki empat kantup yang berfungsi menjaga aliran darah dari jantung. Terdapat beberapa penyakit katup jantung seperti stenosis katup jantung, katup jantung bocor, dan kelainan bentuk katup jantung.

Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan adalah kelainan yang terjadi dan berkembang di jantung sejak lahir. Terdapat banyak jenis penyakit jantung bawan seperti kelainan pada dinding jantung dan kelainan pada pembuluh darah.

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung korener adalah kondisi yang terjadi saat pembuluh darah jantung atau arteri koroner tersumbat timbunan lemak. Kondisi ini umumnya lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 45 tahun.

Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi juga dapat menjadi penyebab gagal jantung di usia muda. Tekanan darah yang tinggi memaksa jantung untuk bekerja ekstra sehingga sangat rentan mengalami kerusakan.

Infeksi Virus atau Bakteri

Infeksi yang terjadi karena virus atau bakteri juga dapat menyerang jantung dan menyebabkan gagal jantung. Gagal jantung di usia muda bisa diatasi dengan sejumlah penanganan.

“Berbagai cara bisa menjadi penanganan tergantung penyebab gagal jantungnya. Pemasangan ring, operasi perbaikan katup atau dengan obat-obatan untuk menjaga kerja jantung”, kata Vito.

6 Hal Kebiasaan yang Merusak Jantung

1. Terlalu Banyak Marah

Ketika marah sistem saraf berpacu secara berlebih, tubuh melepaskan hormon yang menyebabkan peningkat tekanan darah dan detak jantung serta menambah tekanan pada sistem kardiovaskular.

2. Olahraga Intensitas Tinggi

Menurut ahli, olahraga jika dilakukan dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, penurunan kekebalan, gangguan metabolisme dan menekan sistem kardiovaskular secara berlebihan.

3. Abai Kesehatan Mulut

Menurut sebuah studi pada Maret 2021 di Hypertension, orang dengan penyakit gusi yang parah tampaknya memiliki peluang dua kali lipat terkena tekanan darah tinggi yang berarti peningkatan risiko masalah kardiovaskular.

4. Terlalu Banyak Tidur

Kurangnya aktivitas fisik dapat berkontribusi pada obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol, darah tinggi dan diabetes tipe 2 yang semuanya meningkatkan kemungkinan mengembangkan penyakit jantung.

5. Tidur ngorok atau sleep apnea

Jika tidur medengkur tidak diobati dapat menyebakan sejumlah masalah kesehatan. Berpotensi meningkatkan risiko masalah kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, penyakit jantung dan stroke.

6. Kurang Bersosialisasi

Orang yang kurang bersosialisasi cenderung memiliki tingkat kecemasan dan depresi yang lebih tinggi, mengarah pada prilaku tidak sehat seperti tidur berlebihan, merokok, pola makan yang buruk dan kurang olahraga meningkatkan risiko stroke.

(*)

Baca Juga

Mulai 1 Desember ini Arab Saudi Izinkan WNI Masuk Tanpa Transit

DERAS.CO.ID – Arab Saudi akan mulai mengizinkan pendatang dari enam negara termasuk Indonesia masuk langsung …