Monday , February 26 2024
Beranda / Featured / Pemerintah Naikkan Harga Tiket Borobudur: Posisi Candi Turun, Kelebihan Beban

Pemerintah Naikkan Harga Tiket Borobudur: Posisi Candi Turun, Kelebihan Beban

DERAS.CO.ID – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Agung Hardjono menyebut kondisi Candi Borobudur mengkhawatirkan. Hal itu ia sampaikan saat ditanya tentang rencana pemerintah menaikkan harga tiket Candi Borobudur hingga Rp750 ribu.

Agung menjelaskan kebijakan menaikkan harga diusulkan dalam rangka konservasi. Menurutnya, pemerintah hendak membatasi jumlah pengunjung demi menjaga kondisi candi.

“Posisi candi menurut beberapa sumber kami semakin mengkawatirkan, ada penurunan karena beban pengunjung yang berlebihan sehingga perlu pembatasan jumlah pengunjung yang naik candi”, kata Agung melalui Senin (6/6/2022).

Agung menyampaikan kebijakan itu juga untuk mengurangi aktivitas wisatawan yang tak pada tempatnya. Dia mencontohkan perilaku buang sampah sembarangan di candi yang masih banyak dilakukan.

Meski demikian, ia mengatakan rencana tersebut masih akan dibahas kembali. Agung berkata keputusan akan diambil pekan depan.

“Usulan tarif Rp750 ribu ini belum final atau berpotensi diturunkan karena masih akan dibahas dan diputuskan oleh Presiden dalam minggu depan”, ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah berencana menaikkan harga tiket Candi Borobudur hingga Rp750 ribu untuk wisatawan dalam negeri dan US$100 untuk wisatawan mancanegara.

Rencananya, tarif itu akan berlaku bagi wisatawan yang hendak naik ke candi. Untuk tiket masuk kawasan Candi Borobudur, harga tiket Rp50 ribu.

“Langkah ini kami lakukan semata-mata demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara”, ungkap Luhut melalui akun Instagramnya, dikutip Senin (6/6/2022).

(*)

Baca Juga

Perkokoh Ketakwaan Siswa, SMP Shafiyyatul Amaliyyah Gelar Tahajjud 3

Deras.co.id – SMP Shafiyyatul Amaliyyah menggelar Tahajjud 3 yang dilaksanakan pada tanggal 24-25 Februari 2024. Kegiatan …