Saturday , December 3 2022
Beranda / Featured / Dugaan Penyelewengan PPJU, Puluhan Massa Desak Kajati Sumut untuk Panggil dan Periksa Manager PT PLN UP3 Medan dan GM PLN UIW Sumut

Dugaan Penyelewengan PPJU, Puluhan Massa Desak Kajati Sumut untuk Panggil dan Periksa Manager PT PLN UP3 Medan dan GM PLN UIW Sumut

DERAS.CO.ID – Terkait dugaan Pembayaran Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU), yang diduga kontribusi yang diterima oleh Pemko Medan tidak sesuai dengan yang dipungut oleh PT PLN, Puluhan massa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Intelektual Sumatera Utara (HIMPIT-SU), menggelar aksi unjukrasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Jumat (10/6/2022).

“Kita meminta kepada Kepala Kejati Sumut membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dugaan penyelewengan PPJU oleh PT PLN UP3 Medan”, sebut kordinator aksi HIMPIT-SU, M Febriansyah.

Ditegaskannya, Kepala Kejati Sumut Idianto perintahkan timnya untuk panggil dan periksa Manager UP3 PLN Medan dan GM PT.PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara.

“Kami minta panggil dan periksa Manager PT. PLN UP3 Medan dan GM PT. PLN Unit Induk Wilayah Sumut. Kami menduga Manager PLN UP3 Medan dan GM PT. PLN Unit Induk Wilayah Sumut, mengetahui dan bertanggungjawab terkait Pembayaran Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) kepada Pemerintah Kota Medan, sebab kontribusi yang diterima Pemerintah Kota Medan selama ini dari PPJU diduga tidak sesuai dengan apa yang dipungut PT PLN”, ungkap Febriansyah dan massa dengan membawa dan membentang poster.

Pembayaran Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) yang disetorkan ke Kas Umum Pemerintah Kota Medan sebagai PAD Kota Medan. Dimana pembayaran PPJU ini kami menduga adanya syarat KKN yang dapat merugikan Keuangan Negara.

“Berdasarkan Data dan Informasi yang kita terima tercatat 525.000 rumah tangga di Kota Medan yang menjadi pelanggan listrik, dari jumlah itu ada 62.000 rumah yang tidak layak huni dan 453.000 rumah yang layak huni. Terkait itu, kami menduga bahwasanya pembayaran Pajak Penerangan Jalan Umum kepada Pemerintah Kota Medan tidak sesuai dengan yang di pungut oleh PT PLN (Persero)”, sebutnya.

Menanggapi tuntutan massa HIMPIT-SU, perwakilan Kejati Sumut mengatakan, pihaknya akan menyampaikan laporan dan informasi kepada Kepala Kejati Sumut, untuk proses tindaklanjut.

“Kita akan sampaikan laporan dan informasi dari mahasiswa kepada pimpinan, untuk proses tindaklanjutnya”, sebut perwakilan Kejati Sumut.

(*)

Baca Juga

deras.co.id

DIB: Kalau Ada Yang Coba Merongrong, Bendera Al Washliyah Akan Kami Jadikan Kain Kafan

SERDANGBEDAGAI. Tidak perlu ada keraguan lagi kecintaan Al Jam’iyatul Washliyah kepada bangsa dan Negara Indonesia. …