Tuesday , June 25 2024
Beranda / Featured / Cara Unik Jemaah Haji Indonesia Agar Mudah Dikenali Dan Tak Tersesat Di Madinah
deras.co.id
Jemaah haji asal Embarkasi Surabaya mengenakan syal warna kuning agar mudah dikenali di tengah ribuan jemaah saat berada di Tanah Suci.

Cara Unik Jemaah Haji Indonesia Agar Mudah Dikenali Dan Tak Tersesat Di Madinah

DERAS.CO.ID – JAKARTA – Ribuan jemaah haji dari berbagai negara di dunia mulai membanjiri Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji 1444 H/2023 M. Tidak terkecuali jemaah haji asal Indonesia. Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga kini sudah 43.934 jemaah dari 115 kloter telah tiba di Madinah. Jemaah haji yang tumpah ruah di Masjid Nabawi hingga mencapai puluhan ribu orang, seringkali membuat jemaah terpisah dari rombongan. Kondisi ini tentu akan menyulitkan jemaah saat akan kembali ke penginapan. Terutama bagi jemaah yang belum menguasai wilayah Markaziyah atau Kompleks Masjid Nabawi.

JAKARTA – Ribuan jemaah haji dari berbagai negara di dunia mulai membanjiri Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji 1444 H/2023 M. Tidak terkecuali jemaah haji asal Indonesia. Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga kini sudah 43.934 jemaah dari 115 kloter telah tiba di Madinah. Jemaah haji yang tumpah ruah di Masjid Nabawi hingga mencapai puluhan ribu orang, seringkali membuat jemaah terpisah dari rombongan. Kondisi ini tentu akan menyulitkan jemaah saat akan kembali ke penginapan. Terutama bagi jemaah yang belum menguasai wilayah Markaziyah atau Kompleks Masjid Nabawi.

Begitu juga dengan Fathatul Syarifah (68), jemaah haji asal Pemekasan, Jawa Timur. Untuk membedakan dengan jemaah lain, ia bersama teman-temannya mengenakan kerudung berwarna kuning. “Saya sama rombongan kompak pakai kerudung warna ini, supaya dari jauh kelihatan kalau salah jalan karena misah sama rombongan,” ucapnya. Lain lagi dengan Muti (65), yang mengenakan mukenah warna jingga. Jemah haji asal Pacitan, Jawa Timur ini menuturkan, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) tempatnya bergabung memberikan mukenah dengan motif yang seragam. Tujuannya, agar sesama jemaah satu kloter mudah mengenali satu sama lain. “Jadi meski berada di dalam masjid kita gampang mengenali jemaah lain yang masih satu kloter dengan kita,” ucapnya. Begitu juga dengan jemaah haji asal Suwarni (50), yang mengenakan syal warna kuning. Syal yang dikenakan di leher tersebut bergambar bendera Merah Kutih dan keterangan mengenai nomor kloter 6 embarkasi Surabaya (SUB) 6 serta nama daerahnya. “Ini tanda pengenal. Jadi kalau ada yang tersesat bisa ketahuan dari mana asalnya,” ucapnya.

Sumber: sindonews.com

Baca Juga

Buntut Siswi SMAN 8 Tinggal Kelas, Formapera Desak Kepsek dan Kadisdisu Dicopot

Medan: Kasus tinggal kelas yang dialami MSF, siswa kelas XI di SMA Negeri 8 Medan …