Friday , June 14 2024
Beranda / Featured / Israel Tembaki Siapa pun yang Coba Keluar dari RS Indonesia di Gaza

Israel Tembaki Siapa pun yang Coba Keluar dari RS Indonesia di Gaza

Deras.co.id — GAZA, Pasukan Israel menembaki warga yang mencoba keluar Rumah Sakit Indonesia di Gaza usai fasilitas kesehatan ini dikepung tank pada Senin (20/11/2023) waktu setempat.

“Pasukan Israel meluncurkan tembakan ke orang-orang yang mencoba pergi dari Rumah Sakit itu”, kata jurnalis yang berbasis di Gaza, Ismail Al Ghoul, dikutip dari Al Jazeera (20/11/2023).

Dia juga menyebut tank-tank Israel terus mendekati RS Indonesia. Selain itu, Al Ghoul membeberkan situasi di rumah sakit sangat buruk. Rumah sakit, kata dia, juga penuh dengan orang. Sekitar 6.000 orang, termasuk staf, pasien, dan mereka yang berlindung berada di tempat tersebut.

“Sulit untuk memindahkan pasien dari Gaza utara karena pasukan Israel menargetkan siapa pun yang mendekati wilayah tersebut”, ungkap Al Ghoul lagi.

Pasukan Israel sejak Senin pagi juga menyerang area sekitar Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Imbas gempuran tersebut, 12 orang dilaporkan tewas. Sebelumnya, Koresponden Al Jazeera Safwat Al Kahout mengatakan pasukan Israel diduga akan mengulangi apa yang terjadi di Rumah Sakit Al Shifa.

Di Rumah Sakit Al Shifa mereka membunuh siapa pun yang keluar dari Rumah Sakit, merangsek masuk ke Rumah Saskit, menembaki orang-orang di dalam dan memaksa pasien keluar.

Kantor berita Palestina, Wafa, juga melaporkan pasukan Israel mengerahkan buldoser ke Rumah Sakit Indonesia. Hingga saat ini, area sekitar Rumah Sakit Indonesia masih menjadi target Israel. Listrik di fasilitas kesehatan medis ini juga padam sejak pekan lalu.

Organisasi relawan kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (Mer C) melaporkan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi relawan hilang kontak selama sembilan hari.

Israel melancarkan agresi sejak 7 Oktober lalu. Hari-hari setelah itu, ledakan terus terjadi dan korban berjatuhan. Selama agresi, pasukan Israel juga menyerang warga dan objek sipil seperti sekolah, tempat ibadah hingga rumah sakit.

Sejauh ini, total korban tewas akibat gempuran Israel mencapai 13.000. Dari jumlah tersebut, 5.500 di antaranya anak-anak dan 3.500 perempuan. [arrahmah]

*

Baca Juga

deras.co.id

Kejagung Sebut Kerugian Negara Capai Rp300 Triliun Di Korupsi PT Timah, Ini Kata Kuasa Hukum Tersangka

DERAS.CO.ID – Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan nilai kerugian negara senilai Rp300 …