Monday , February 26 2024
Beranda / Featured / Viral Jalan Sudirman Medan Depan Rumdis Gubsu, Bobby Nasution: Bukan Keramik, Pengerjaan Belum Selesai
deras.co.id

Viral Jalan Sudirman Medan Depan Rumdis Gubsu, Bobby Nasution: Bukan Keramik, Pengerjaan Belum Selesai

DERAS.CO.ID – Medan – Kondisi Jalan Sudirman, Kota Medan, tepatnya di depan Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara (Rumdis Gubsu) menjadi perbincangan netizen. Bahkan, terkait kondisi jalan tersebut viral di media sosial (medsos).

Terkait hal itu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, langsung merespons. Diakui Bobby, sejak Senin, 20 November 2023, malam, dirinya telah melihat langsung rekonstruksi intersection di Jalan Sudirman Medan.

Hal itu dialakukan Bobby begitu mendengar ada sejumlah pengendara sepeda motor yang terjatuh saat melintasinya. Diakui orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemko) Medan ini, kondisi persimpangan yang akan difungsikan sebagai area perlambatan itu licin.

“Saya sudah mengecek langsung, karena lokasinya dekat dengan rumah dinas. Kita langsung menghubungi Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan. Ternyata memang (persimpangan) itu belum selesai dikerjakan,” kata Bobby Nasution saat doorstop dengan wartawan usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (21/11/2023).

Dijelaskan Bobby, seharusnya persimpangan yang masih dalam proses finishing itu belum dibuka untuk umum. Ada miskomunikasi antara Polrestabes Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan, dan Dinas SDABMBK.

“Uji coba yang diminta kemarin bukan untuk dilalui masyarakat, tapi internal. Setelah dilakukan uji coba internal, tidak dilakukan penutupan kembali. Saya sudah konfirmasi tadi, memang belum selesai dan masih tahapan pengerjaannya,” jelasnya.

Bobby Nasution menyebut, jika ada yang ingin menyampaikan kejadian silakan, dan dirinya mengucapkan terima kasih. Tapi jangan hoaks atau pun fitnah yang mengatakan rekonstruksi intersection itu menggunakan keramik.

Sebenarnya, jelas Bobby Nasution, pemasangan yang dilakukan itu menggunakan teknologi lama. Beton biasa yang dilalui masyarakat dicetak serta dicat yang biasa, sehingga bentuk keramik dan dibuat seperti lantai.

“Itu sekali lagi bukan keramik. Pemasangannya sudah disampaikan di media sosial, baik Pemko Medan maupun dinas terkait bahwasannya itu bukan keramik,” ucapnya.

“Kalau dikatakan keramik, itu hoaks. Menyampaikan informasi boleh, tapi jangan menyebar hoaks,” tegasnya.

Bobby Nasution selanjutnya menjelaskan fungsi rekonstruksi intersection yang dilakukan, salah satunya sebagai area perlambatan. Kkarena di situ ada persimpangan dan traffic light guna memastikan para pengendara kendaraan bermotor mengikuti rambu-rambu lalu lintas yang ada.

“Ini konsep awalnya, tapi kemudian kita sampaikan jangan sembarangan membuat perlambatan, nilai-nilai estetikanya juga harus dipikirkan. Sama seperti buat polisi tidur, tidak boleh asal-asalan. Jika ingin membuat perlambatan, estetikanya harus dipikirkan,” terangnya.

Bobby Nasution kembali mengungkapkan, dirinya sudah meminta agar persimpangan itu ditutup kembali, karena masih dalam proses pengerjaan.

“Tadi saya sudah telepon, hari ini sudah ditutup katanya. Dibuka kemarin hanya untuk uji coba internal, bukan untuk masyarakat,” suami Kahiyang Ayu itu menandaskan.

 

 

Sumber: liputan6.com

Baca Juga

Perkokoh Ketakwaan Siswa, SMP Shafiyyatul Amaliyyah Gelar Tahajjud 3

Deras.co.id – SMP Shafiyyatul Amaliyyah menggelar Tahajjud 3 yang dilaksanakan pada tanggal 24-25 Februari 2024. Kegiatan …